Penjualan Mazda 2 Resmi Dihentikan, Suku Cadang Masih Disediakan
PT Eurokars Motors Indonesia resmi menghentikan penjualan dari Mazda 2. Mobil ini sebelumnya menjadi pilihan terbawah mereka di Tanah Air.
Keputusan diambil karena perusahaan lebih memilih untuk fokus ke segmen SUV yang peminatnya memang lebih besar.
“Mazda 2 memang sudah tidak masukin lagi, jadi line up terbawah kita sekarang adalah CX-3,” ungkap Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) di JIExpo Kemayoran beberapa waktu lalu.
Ia pun menambahkan bahwa saat ini pihaknya belum ada rencana melakukan pengembangan terhadap mobil tersebut.

Meski demikian dirinya menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menjaga kendaraan yang sudah ada di Tanah Air agar bisa dipakai pemiliknya dengan baik. Salah satunya adalah dengan menyediakan suku cadang agar memudahkan perawatan.
“Kalau suku cadang masih ada karena minimal kita jaga ketersediaannya sampai 10 tahun,” tegasnya kemudian.
Mazda 2 sebenarnya memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Mobil ini pertama kali diluncurkan di Tanah Air pada 2009 dan menjadi salah satu hatchback buat anak muda.
Beragam pengembangan dilakukan hingga akhirnya di 2014 generasi baru Mazda 2 hadir di Indonesia. Mobil pun dikenal sebagai salah satu hatchback dengan desain agresif baik dari sisi tampilan maupun interor.
Pada sisi tampilan, mobil sudah menggunakan bahasa desain Kodo yang menjadi ciri khas perusahaan. Grilnya dibuat besar lalu dikawinkan dengan aksen krom berbentul huruf V di sisi depan.

Mobil ini menggunakan pelek two tone berukuran 15 inci untuk varian R dan 16 inci buat GT. Kehadirannya membuat karakter agresif mobil semakin kuat.
Mesin yang digunakan adalah SKyActive berkapasitas 1.500 cc cukup buat melepas tenaga sebesar 108 hp di 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.000 rpm. Daya tersebut disalurkan ke dua roda depan melalui transmisi 6 percepatan otomatis.