ASTRO Tegaskan Bakal Lindungi Mitra Korban Penganiayaan dan Beri Pendampingan

Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan

AVP of People and Legal ASTRO, David Lusikooy menyampaikan aprrsiasi atas perhatian publik terhadap keselamatan dan kesejahteraan para mitra, yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memastikan kebutuhan harian masyarakat terpenuhi.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Para mitra ASTRO adalah our quiet heroes, pahlawan sehari-hari yang bekerja tanpa sorotan, namun perannya sangat vital. Tingginya mobilitas kerja membuat aspek keselamatan dan kenyamanan mitra menjadi hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar,” katanya, di Jakarta Senin 9 Februari 1026.

David menyebut, keselamatan mitra berbanding lurus dengan kualitas layanan yang diterima pelanggan. Karena itu, ASTRO menempatkan perlindungan mitra sebagai prioritas utama dalam seluruh aktivitas operasional perusahaan.

Sejak awal insiden, kata David, pihaknya memastikan mitra telah mendapatkan pendampingan langsung dari perusahaan.

“Fokus utama kami adalah memastikan mitra berada dalam kondisi aman. ASTRO memberikan pendampingan sesuai kebutuhan, mulai dari aspek hukum, medis, psikologis, hingga administratif,” tutur David.

Dirinya menegaskan bahwa tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan dalam kondisi apa pun. Menurutnya, setiap mitra memiliki hak untuk bekerja di lingkungan yang aman, nyaman, dan saling menghormati.

Ia menekankan, prinsip kemanusiaan ini menjadi landasan ASTRO dalam menjalankan operasional secara bertanggung jawab.

“Setiap individu berhak merasa aman saat bekerja. Ini adalah nilai yang kami pegang teguh,” kata dia.

David mengungkapkan, penanganan insiden, pihaknya juga terus berkoordinasi secara aktif dengan pihak berwenang sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pihaknya menyatakan sikap kooperatif dan mendukung penuh proses penanganan yang profesional, sekaligus menghormati keputusan mitra dalam menyikapi situasi tersebut.

“Dalam kesempatan ini, ASTRO turut menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian atas komunikasi aktif serta inisiatif pendampingan yang diberikan kepada perusahaan dan mitra terkait, sehingga situasi dapat tetap terjaga secara kondusif," ujarnya.

Lebih lanjut, David mengimbau agar seluruh pihak untuk menyikapi situasi ini secara bijak dan tidak berspekulasi, demi terciptanya ruang publik dan lingkungan kerja yang aman, kondusif, serta saling menghormati.

“ASTRO mengajak seluruh pihak untuk menyikapi situasi ini secara bijak demi terciptanya lingkungan kerja dan ruang publik yang aman, serta saling menghormati,” katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, aksi kekerasan menimpa sejumlah karyawan ASTRO Hub Ampera, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sekelompok pria tak dikenal diduga melakukan penganiayaan setelah terlibat cekcok di lokasi kejadian. Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki kepolisian.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Polisi Murodih menjelaskan, insiden bermula ketika sebuah mobil putih menabrak sepeda motor yang terparkir di depan ASTRO Hub Ampera pada Jumat dini hari, 30 Januari 2026, sekitar pukul 04.00 WIB.

Tabrakan tersebut memicu adu mulut antara pengemudi mobil dengan karyawan ASTRO yang berada di lokasi. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya berujung pada aksi kekerasan.

Tak berselang lama, sebuah mobil berwarna hitam tiba di lokasi. Dari kendaraan tersebut, turun sekitar tujuh pria tak dikenal yang langsung menyerang karyawan ASTRO.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak selang berapa lama datang mobil berwarna hitam dan turun beberapa orang laki-laki yang tidak dikenal berjumlah sekitar 7 (tujuh) orang langsung melakukan pemukulan ke beberapa karyawan ASTRO," kata Murodih, Senin, 2 Februari 2026.

Adapun soal kabar damai ini salah satunya diposting akun Instagram @viraljakartaselatan. Dalam postignannya disebut kalau kasua terlah berakhir damai.