Purbaya Jamin Pemeriksaan Acak Jalur Hijau Tak Ganggu Proses Impor, Ini Tujuannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, proses pemeriksaan acak jalur hijau kepabeanan dan cukai yang dilakukan pihaknya, tidak akan mengganggu kelancaran proses impor.

"Desain tidak mengganggu kelancaran barang-barang di sana. Makanya saya random sample," kata Purbaya di Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025.

Menurutnya, pemeriksaan acak yang akan dilakukannya tidak akan memakan banyak waktu, dan bersifat sesekali serta tidak diadakan secara terus-menerus. Karenanya, Purbaya pun menjamin aktivitas impor pada layanan kepabeanan tetap akan berjalan dengan lancar.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Komisi XI DPR

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Komisi XI DPR

"Paling satu hari berapa biji. Tapi jangan main-main. Gitu saja. Kalau ketahuan, awas," ujar Purbaya.

Rencananya menindak jalur hijau kepabeanan dan cukai diungkapkan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi September 2025 di Jakarta, Senin, 22 September 2025.

Inisiatif itu merupakan bagian dari strateginya untuk memberantas peredaran rokok ilegal.

Purbaya menyebut, jalur hijau impor yang meloloskan barang dapat bisa menjadi celah terjadinya praktik kecurangan, termasuk soal peredaran rokok ilegal.

Dia memastikan akan menindak tegas orang yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal, tak terkecuali pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan Kementerian Keuangan.

"Saya harapkan dengan itu nanti tiga bulan ke depan sudah hilang. Siklus impor kan tiga bulan kira-kira. Kami harap semuanya mengikuti aturan dengan benar," ujarnya.