Stylist Beberkan 10 Tanda Pakaian Tak Cocok dengan Bentuk Badan

Stylist Beberkan 10 Tanda Pakaian Tak Cocok dengan Bentuk Badan, 1. Atasan tidak dimasukkan sepenuhnya, 2. Ukuran pakaian tidak pas di badan, 3. Terlalu serasi , 4. Mengikuti tren tanpa mempertimbangkan kesesuaian, 5. Terlalu banyak menunjukkan kulit, 6. Salah memilih warna pakaian, 7. Bahan pakaian tidak nyaman dipakai, 8. Salah memilih pakaian dalam, 9. Pakaian terlalu oversized , 10. Terlalu bermain aman dan terlihat membosankan

Tanpa disadari, pilihan outfit yang kurang tepat justru bisa membuat tampilan terlihat kurang rapi, tidak proporsional, bahkan menurunkan rasa percaya diri.

Ada sejumlah tanda yang menunjukkan pakaian yang dikenakan sebenarnya tidak cocok di badan. Mulai dari ukuran yang salah hingga pemilihan warna yang kurang tepat, semuanya bisa memengaruhi keseluruhan penampilan.

Simak 10 tanda pakaian kamu tidak terlihat bagus di badan menurut para ahli fashion, seperti dikutip Best Life, Selasa (28/4/2026).

10 Tanda pakaian tidak cocok di badan

1. Atasan tidak dimasukkan sepenuhnya

Kebiasaan membiarkan atasan tidak dimasukkan ke dalam celana atau rok bisa membuat tampilan terlihat kurang rapi.

“Saat kamu tidak memasukkan atasan, kamu sebenarnya merusak proporsi tubuh karena tidak ada titik fokus yang jelas,” ujar Stylist Christina Stein.

Dengan memasukkan atasan, siluet tubuh terlihat lebih tegas dan outfit tampak lebih terstruktur.

2. Ukuran pakaian tidak pas di badan

Menggunakan pakaian yang terlalu ketat atau terlalu longgar menjadi kesalahan umum. 

Selain tidak nyaman, stylist Erin Busbee mengungkap, hal ini juga memengaruhi tampilan secara keseluruhan. Tubuh jadi terlihat lebih besar, bukan ramping.

Memilih ukuran yang pas atau menyesuaikannya ke penjahit bisa menjadi solusi agar pakaian terlihat lebih proporsional.

Stylist Beberkan 10 Tanda Pakaian Tak Cocok dengan Bentuk Badan, 1. Atasan tidak dimasukkan sepenuhnya, 2. Ukuran pakaian tidak pas di badan, 3. Terlalu serasi , 4. Mengikuti tren tanpa mempertimbangkan kesesuaian, 5. Terlalu banyak menunjukkan kulit, 6. Salah memilih warna pakaian, 7. Bahan pakaian tidak nyaman dipakai, 8. Salah memilih pakaian dalam, 9. Pakaian terlalu oversized , 10. Terlalu bermain aman dan terlihat membosankan

Ilustrasi

3. Terlalu serasi 

Memadukan semua elemen outfit dengan warna atau motif yang sama dulunya dianggap ideal, tetapi kini justru bisa terlihat kuno.

Stein mengatakan, aturan tersebut sudah tidak relevan. Memadukan warna atau motif yang berbeda dengan tepat justru membuat tampilan lebih modern dan dinamis.

4. Mengikuti tren tanpa mempertimbangkan kesesuaian

Tidak semua tren cocok untuk semua orang. Mengikuti tren secara membabi buta bisa membuat penampilan terlihat dipaksakan. Stylist Britta Amber menekankan pentingnya keseimbangan. 

“Sekitar 80 persen isi lemari sebaiknya terdiri dari pakaian yang sesuai gaya pribadi dan klasik, sementara 20 persen bisa berupa tren,” katanya.

Dengan begitu, penampilan tetap relevan tanpa kehilangan identitas kamu dalam berbusana.

5. Terlalu banyak menunjukkan kulit

Menampilkan terlalu banyak bagian tubuh sekaligus bisa membuat tampilan terlihat kurang elegan. Busbee menyarankan aturan One Skin Rule. Keseimbangan antara tertutup dan terbuka membuat outfit terlihat lebih sophisticated.

“Lebih terlihat elegan jika hanya menonjolkan satu area kulit saja dalam satu waktu,” imbaunya.

6. Salah memilih warna pakaian

Amber menjelaskan, warna memiliki peran besar dalam menentukan apakah sebuah outfit terlihat cocok atau tidak.

“Warna yang tidak sesuai dengan undertone kulit bisa membuat wajah terlihat pucat atau bahkan seperti sakit,” ucapnya.

7. Bahan pakaian tidak nyaman dipakai

Pakaian yang tidak nyaman tidak hanya mengganggu, tetapi juga terlihat dari bahasa tubuh.

“Membeli pakaian yang tidak nyaman sama saja seperti membuang uang karena kamu tidak akan memakainya,” terang Amber.

Bahan yang kasar atau membuat kulit iritasi bisa membuat seseorang terlihat tidak percaya diri.

8. Salah memilih pakaian dalam

Banyak orang mengabaikan pentingnya pakaian dalam, padahal ini sangat memengaruhi tampilan luar.

“Memilih bra yang tepat dapat mengangkat dan membentuk siluet, sementara yang salah justru membuat tampilan kurang menarik,” ungkap Busbee.

Begitu juga dengan celana dalam yang terlihat dari luar, dapat mengganggu keseluruhan outfit.

9. Pakaian terlalu oversized 

Tren oversized memang populer, tetapi jika digunakan berlebihan justru membuat tubuh kehilangan bentuk.

Amber mengatakan, pakaian yang terlalu longgar membuat outfit tidak memiliki struktur dan terlihat seperti tidak rapi. Memadukan oversized dengan potongan yang lebih fit bisa menjadi solusi agar tetap stylish.

10. Terlalu bermain aman dan terlihat membosankan

Tidak bereksperimen dengan gaya bisa membuat penampilan terlihat monoton. Busbee menyarankan untuk tetap mencoba hal baru. 

“Hanya karena bertambah usia, bukan berarti kamu harus berhenti bereksperimen dengan gaya,” jelasnya.

Menambahkan satu item tren ke dalam outfit klasik bisa memberikan sentuhan segar tanpa berlebihan.

Mengetahui tanda-tanda ini bisa membantu kamu mengevaluasi kembali isi lemari dan memilih pakaian yang benar-benar mendukung penampilan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang