Bolehkah Kita Makan Kulit Jeruk? Simak Fakta Kesehatan dan Risikonya
Kulit jeruk mungkin adalah bagian jeruk yang mustahil untuk dikonsumsi.
Biasanya kita langsung membuang kulit jeruk ke tempat sampah karena rasanya yang pahit dan teksturnya yang keras.
Tapi ternyata, di beberapa budaya kuliner, kulit jeruk sering dijadikan manisan atau parutan (zest) untuk penyedap kue.
Melansir dari laman kesehatan Healthline, ada fakta menarik di balik kulit jeruk yang sering kita abaikan ini.
Secara mengejutkan, kulit jeruk mengandung serat, Vitamin C, dan senyawa tanaman seperti polifenol dalam jumlah yang lebih tinggi dibandingkan daging buahnya.
Sebagai gambaran, satu sendok makan (6 gram) kulit jeruk saja bisa memberikan sekitar 14% dari kebutuhan harian Vitamin C kamu.
Selain itu, kulit jeruk juga kaya akan provitamin A, folat, riboflavin, tiamin, Vitamin B6, dan kalsium. Kandungan seratnya yang tinggi juga sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan kamu.
Meskipun kaya akan nutrisi, para pakar kesehatan di Healthline mengingatkan bahwa mengonsumsi kulit jeruk tidak sesederhana memakan buahnya.
Ada beberapa poin penting yang perlu kamu perhatikan:
Risiko Residu Pestisida: Buah sitrus sering kali disemprot pestisida untuk mencegah jamur dan serangga.
Karena pestisida ini menempel pada bagian luar, mengonsumsi kulit jeruk secara langsung bisa membuat kamu terpapar bahan kimia tersebut.
Tekstur Keras dan Sulit Dicerna: Karena kandungan seratnya yang sangat tinggi dan teksturnya yang alot, kulit jeruk bisa sulit dicerna oleh perut, terutama jika dimakan dalam jumlah banyak sekaligus. Ini berisiko menyebabkan kram perut atau kembung.
Rasa Pahit yang Kurang Nyaman: Kulit jeruk mengandung minyak atsiri yang memberikan aroma harum tapi rasanya sangat pahit, yang mungkin tidak disukai oleh banyak orang.
Cara Aman Menikmati Kulit Jeruk
Kalau kamu ingin mendapatkan manfaat nutrisinya tanpa harus mengalami risiko kesehatan, para ahli menyarankan cara-cara berikut:
Pilih Jeruk Organik: Jika berencana mengonsumsi kulitnya, pilihlah jeruk organik untuk meminimalkan paparan pestisida.
Cuci Bersih dengan Air Hangat: Gosok kulit jeruk di bawah air mengalir atau gunakan sabun khusus buah untuk menghilangkan sisa lilin dan bahan kimia.
Gunakan Sebagai Parutan (Zest): Alih-alih memakan kulitnya bulat-bulat, gunakan parutan kulit jeruk untuk campuran smoothie, adonan kue, atau salad dressing. Ini memberikan aroma segar tanpa tekstur yang mengganggu.
Buat Manisan atau Teh: Memasak kulit jeruk dalam air mendidih (untuk teh) atau menjadikannya manisan bisa membantu melembutkan teksturnya dan mengurangi rasa pahitnya.
Jadi, jawabannya adalah, boleh, tapi dengan catatan! Kulit jeruk memang aman dikonsumsi dan sangat bergizi, asalkan dibersihkan dengan benar dan dikonsumsi dalam porsi kecil.
Jangan langsung mengunyah kulit jeruk utuh ya, lebih baik diolah menjadi topping agar makanan kamu makin naik kelas secara rasa dan nutrisi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang