Benarkah Kucing Tak Bisa Rasa Manis? Simak 12 Fakta Menarik Anabul Berikut Ini
- 1. Cara Jalan yang Mirip Jerapah dan Unta
- 2. Isaac Newton dan Penemuan Pintu Kucing
- 3. Rahasia di Balik Suara "Meong"
- 4. Obsesi Kebersihan dan Tidur Panjang
- 5. Kelompok Kucing: Clowder, Glaring, dan Kindle
- 6. Tidak Bisa Merasakan Rasa Manis
- 7. Perkembangan Usia yang Sangat Cepat
- 8. Anatomi Wajah yang Luar Biasa
- 9. Hewan Suci di Mesir Kuno
- 10. Kecepatan Lari yang Mengagumkan
- 11. Kaitan Pendidikan Pemilik dengan Kepemilikan Kucing
- 12. Sebagian Besar Kucing Intoleran Laktosa

Kucing telah menjadi sahabat manusia selama ribuan tahun. Baik Anda seorang pencinta kucing (cat lover) maupun bukan, sulit untuk menyangkal bahwa hewan ini adalah makhluk yang mempesona dengan kepribadian yang unik.
Melansir data dari The Pet Lab Co, sejarah domestikasi kucing ternyata sudah berlangsung selama lebih dari 9.500 tahun. Hal ini dibuktikan dengan penemuan makam kucing domestik tertua di Siprus.
Di Amerika Serikat saja, popularitas kucing sangat tinggi. Sebanyak 35,7 persen rumah tangga memiliki kucing dengan rata-rata dua ekor per rumah. Angka ini mencakup sekitar 42,7 juta ekor kucing yang hidup berdampingan dengan manusia di sana.
Berikut adalah deretan fakta unik, sejarah, hingga karakteristik kucing yang perlu Anda ketahui:
1. Cara Jalan yang Mirip Jerapah dan Unta
Kucing memiliki urutan berjalan yang unik. Mereka menggerakkan kedua kaki kiri secara bersamaan, diikuti oleh kedua kaki kanan. Fenomena ini membuat setengah bagian tubuh mereka bergerak maju sekaligus. Di dunia hewan, hanya jerapah dan unta yang memiliki gaya berjalan serupa.
2. Isaac Newton dan Penemuan Pintu Kucing
Tokoh besar fisika, Isaac Newton, ternyata memiliki peran dalam sejarah gaya hidup kucing. Selain menemukan hukum gravitasi, Newton diyakini sebagai penemu konsep pintu kucing (cat flap).
Saat menempuh pendidikan di Universitas Cambridge, Inggris, kucing peliharaannya terus menerus mencakar pintu dan mengganggu studinya. Untuk mengatasinya, Newton melubangi pintunya agar sang kucing bisa keluar masuk dengan bebas.
3. Rahasia di Balik Suara "Meong"
Kucing mampu menghasilkan lebih dari 100 suara vokal yang berbeda, jauh melampaui anjing yang hanya memiliki sekitar 10 suara. Menariknya, suara "meong" ternyata dikembangkan khusus untuk berkomunikasi dengan manusia, bukan sesama kucing.
Meong biasanya digunakan sebagai taktik mencari perhatian, entah itu karena lapar, ingin akses ke suatu tempat, atau sekadar meminta kasih sayang. Namun, pemilik harus waspada jika intensitas suara meong meningkat drastis.
"Jika suara 'meong' kucing Anda sangat sering terjadi, ini mungkin menjadi penyebab kekhawatiran karena mereka bisa saja tidak enak badan atau stres," tulis artikel PetLab Co.
4. Obsesi Kebersihan dan Tidur Panjang
Kucing menghabiskan 30 hingga 50 persen hidup mereka untuk bersolek (grooming). Kebiasaan menjilati bulu ini memiliki banyak fungsi:
- Mengurangi aroma tubuh agar tidak terdeteksi predator.
- Mendinginkan tubuh saat cuaca panas.
- Meningkatkan aliran darah yang sehat.
- Air liur kucing diyakini memiliki sifat antibiotik untuk membantu penyembuhan luka.
- Menghaluskan bulu sebagai isolasi suhu dingin.
Selain bersolek, waktu luang kucing dihabiskan untuk tidur, yang bisa mencapai 14 jam dalam sehari.
5. Kelompok Kucing: Clowder, Glaring, dan Kindle
Dalam bahasa Inggris, sekelompok kucing disebut dengan istilah yang berbeda tergantung kondisinya. Sekumpulan kucing disebut sebagai clowder.
Namun, jika mereka tidak ramah satu sama lain, kelompok tersebut disebut glaring. Sementara itu, sekelompok anak kucing disebut sebagai kindle.
6. Tidak Bisa Merasakan Rasa Manis
Ilustrasi kucing ketakutan dan bersembunyi.
Berbeda dengan manusia atau anjing, kucing tidak memiliki protein yang memungkinkan mereka merasakan rasa manis. Sebagai karnivora sejati yang hanya membutuhkan daging, secara evolusi mereka tidak membutuhkan kemampuan mengecap rasa manis.7. Perkembangan Usia yang Sangat Cepat
Pertumbuhan kucing di dua tahun pertama sangatlah pesat jika dibandingkan dengan usia manusia:
- Usia 0-1 tahun kucing setara dengan usia 0-15 tahun manusia.
- Usia 1-2 tahun kucing menambah 10 tahun lagi (menjadi setara 25 tahun manusia).
- Usia 3 tahun ke atas, setiap satu tahun kucing bertambah setara dengan 7 tahun manusia.
8. Anatomi Wajah yang Luar Biasa
- Telinga kucing dapat berputar hingga 180 derajat.
- Kumis kucing berfungsi untuk mengukur apakah mereka bisa melewati ruang tertentu.
- Kucing tidak bisa melihat tepat di bawah hidungnya.
- Sebagian besar kucing tidak memiliki bulu mata.
9. Hewan Suci di Mesir Kuno
Sekitar 4.000 tahun lalu di Mesir Kuno, kucing dianggap sebagai makhluk ajaib yang membawa keberuntungan. Jika seekor kucing peliharaan mati, pemiliknya akan mencukur alis mereka sebagai tanda berkabung.
Hukum di Mesir Kuno sangat ketat; siapa pun yang menyakiti atau membunuh kucing, baik sengaja maupun tidak, dapat dijatuhi hukuman mati.
10. Kecepatan Lari yang Mengagumkan
Kucing domestik mampu mencapai kecepatan hingga 30 mil per jam (sekitar 48 km/jam).
Dalam lintasan lari 200 meter, kucing peliharaan Anda bahkan memiliki potensi untuk mengalahkan pelari tercepat dunia, Usain Bolt.
11. Kaitan Pendidikan Pemilik dengan Kepemilikan Kucing
Sebuah studi dari Universitas Bristol di Inggris mengungkapkan fakta menarik mengenai psikologi pemilik hewan. Orang yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi memiliki peluang 1,36 kali lebih besar untuk memilih memelihara kucing dibandingkan anjing.
12. Sebagian Besar Kucing Intoleran Laktosa
Anggapan bahwa kucing sangat menyukai susu atau krim sebenarnya adalah kekeliruan medis. Setelah anak kucing disapih, enzim laktase dalam perut mereka mulai menghilang. Memberikan susu atau krim pada kucing dewasa justru dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang