Polandia Korban Pembalasan Swedia, Lewandowski Sebut Sepak Bola Kejam
Penyerang FC Barcelona, Robert Lewandowski, mengaku sangat terpukul setelah timnas Polandia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Polandia kalah dari Swedia.
Partai krusial playoff Piala Dunia 2026 Swedia vs Polandia digelar di Nationalarenan, Solna, pada Rabu (01/04/2026) dini hari WIB.
Swedia memastikan kemenangan lewat tiga gol yang dicetak oleh Anthony Elanga (19'), Gustaf Lagerbielke (44'), dan Viktor Gyokeres (88').
Sementara itu, Polandia hanya mampu mencetak gol melalui Nicola Zalewski (33') dan Karol Swiderski (55').
Swedia pun sukses menuntaskan balas dendam atas Polandia, tim yang mendepak mereka di babak playoff Piala Dunia edisi 2022 silam.
Dengan hasil ini, Swedia berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, sedangkan Polandia harus tersingkir secara dramatis usai kebobolan di menit akhir yang dicetak oleh Viktor Gyökeres.
Dilansir dari Mundo Deportivo, kegagalan tersebut membuat Lewandowski, yang kini berusia 37 tahun, mulai mempertimbangkan masa depannya bersama tim nasional Polandia.
Kekalahan Menyakitkan di Menit Akhir
Mantan striker Bayern Muenchen itu mengungkapkan bahwa hasil tersebut sangat sulit diterima, mengingat Polandia sempat memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
“Sulit untuk mengatakan apa pun setelah pertandingan seperti itu. Saya tidak tahu apakah ada kata-kata yang bisa saya temukan untuk mencerminkan apa yang kami rasakan. Sepak bola bisa kejam,” ujar Lewandowski.
Menurutnya, timnya telah menunjukkan performa yang baik dan bahkan sempat bangkit dalam pertandingan, namun tetap harus pulang tanpa hasil.
“Anda bisa bermain bagus, bangkit dua kali, dan akhirnya pulang dengan tangan kosong,” ucapnya.
Ia juga menyoroti gol ketiga Swedia sebagai momen paling menyakitkan dalam laga tersebut.
“Itu adalah perasaan terburuk. Rasanya sakit karena kami sudah sangat dekat. Gol ketiga itu adalah yang terburuk,” kata Lewandowski.
Dengan kegagalan ini, Lewandowski dipastikan tidak akan tampil di Piala Dunia untuk ketiga kalinya bersama Polandia.
Isyarat Perpisahan dengan Timnas
Usai pertandingan, Lewandowski sempat mengunggah pesan di media sosial dengan latar lagu “Time To Say Goodbye”, yang memicu spekulasi soal kemungkinan pensiun dari tim nasional.
Namun, Lewandowski menegaskan bahwa dirinya belum mengambil keputusan terkait masa depannya di tim nasional Polandia.
“Apa yang akan saya lakukan? Saya tidak tahu. Saya perlu memikirkannya, merenung. Saya tidak bisa membuat pernyataan apa pun.
Penyerang Barcelona, Robert Lewandowski, merayakan gol kelima timnya pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara FC Barcelona dan Newcastle United di stadion Camp Nou di Barcelona, ??pada 18 Maret 2026.
Striker Barcelona itu menambahkan bahwa saat ini dirinya ingin fokus kembali ke level klub bersama Barcelona sebelum mengambil keputusan besar.
“Saya akan kembali ke klub. Saya masih memiliki beberapa pertandingan tersisa untuk dimainkan,” tambahnya.
Dengan torehan 165 caps dan 89 gol, Lewandowski menjadi salah satu legenda terbesar dalam sejarah timnas Polandia.
Meski begitu, masa depannya kini masih menjadi tanda tanya besar setelah kegagalan menuju Piala Dunia 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang