Mantan Bintang Arsenal Sebut Taktik Bola Mati Arteta Hilangkan Keindahan Sepak Bola

Pemain asal Italia, Arsenal, Jorginho, bola mati, Mantan Bintang Arsenal Sebut Taktik Bola Mati Arteta Hilangkan Keindahan Sepak Bola

Mantan gelandang Arsenal, Jorginho, membuka cerita soal masa-masanya di bawah arahan Mikel Arteta. 

Pemain asal Italia itu meninggalkan klub London Utara pada musim panas 2025 dan melanjutkan karier ke Flamengo dengan status bebas transfer.

Selama memperkuat Arsenal sejak Januari 2023, Jorginho tampil dalam 79 pertandingan.

Namun, ia hanya 27 kali dipercaya sebagai starter. Dalam wawancara terbaru, ia mengaku sempat mengalami penurunan semangat bermain.

"Memang terasa seperti pekerjaan rumah yang membosankan, itulah kenyataannya," kata Jorginho.

Ia menjelaskan bahwa pengalaman tersebut muncul pada periode akhir kebersamaannya dengan Arsenal.

Soroti Fokus Berlebih pada Bola Mati

Jorginho menilai pendekatan taktik Arteta terlalu menitikberatkan pada situasi bola mati.

Menurutnya, fokus tersebut berdampak pada gaya bermain tim di lapangan.

"Tapi ketika Anda mengerjakan pekerjaan rumah dan kemudian menghadapi ujian, Anda mendapatkan hasil yang baik."

Pemain asal Italia, Arsenal, Jorginho, bola mati, Mantan Bintang Arsenal Sebut Taktik Bola Mati Arteta Hilangkan Keindahan Sepak Bola

Gelandang Arsenal, Declan Rice, berbicara kepada rekan-rekan setimnya pada laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Arsenal dan Sporting Lisbon di Stadion Emirates di London utara pada 15 April 2026.

"Saya pikir orang-orang sekarang menyadari pentingnya bola mati."

"Mengapa menjadi masalah untuk fokus dan lebih berlatih pada hal itu, ketika Anda mendapatkan hasil yang membuat semua orang senang?"

Meski mengakui efektivitas strategi tersebut, Jorginho merasa ada sisi lain dari permainan yang mulai terabaikan.

Pentingnya Keseimbangan dalam Permainan

Jorginho menekankan bahwa sepak bola membutuhkan keseimbangan antara hasil dan kualitas permainan.

Ia menyebut terlalu fokus pada satu aspek bisa mengurangi keindahan permainan.

"Tetapi intinya adalah, jika Anda hanya fokus pada hal ini, dan kemudian melupakan sisi sepak bola, maka tentu saja, Anda tidak akan memiliki sepak bola yang indah."

"Jadi saya pikir ini semua tentang keseimbangan."

"Mungkin, karena ketika Anda terlalu fokus pada hasil dan terlalu fokus pada satu hal, yaitu bola mati sekarang, maka mungkin bagian lainnya, sepak bola, sedikit terlupakan."

"Ya katakanlah seperti itu."

"Tetapi sepak bola selalu berevolusi," tuturnya.

Sebelum bergabung dengan Arsenal, Jorginho lebih dulu membela Chelsea dan mencatat 213 penampilan serta meraih sejumlah gelar di level klub Eropa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang