Protes Keras Arbeloa Usai Real Madrid Gagal Menang: Wasit Tak Paham Sepak Bola!

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa

Real Madrid gagal mengamankan kemenangan setelah ditahan imbang Real Betis dalam laga pekan ke-32 La Liga di Stadion La Cartuja, pada Sabtu 25 April 2026, dini hari WIB, Real Madrid sejatinya sempat unggul, akan tetapi harus puas berbagi poin usai kebobolan di menit akhir pertandingan.

Sorotan utama justru datang dari pelatih Madrid, Álvaro Arbeloa, yang melontarkan kritik tajam terhadap keputusan wasit usai pertandingan. Dalam konferensi pers, Arbeloa secara blak-blakan menyoroti insiden di menit akhir yang berujung gol penyeimbang Betis. Ia menilai ada pelanggaran jelas terhadap Ferland Mendy yang diabaikan.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bagi saya, itu sangat jelas. Tidak perlu banyak hal dalam situasi seperti ini, di mana Anda menggunakan tubuh Anda, hanya sedikit ketidakstabilan, dan Anda jatuh ke tanah. Tetapi untuk itu, Anda perlu memahami sepak bola, yang saya yakini merupakan masalah karena banyak orang, terutama mereka yang harus memutuskan situasi seperti ini, tidak tahu atau tidak memahaminya,” ujar Arbeloa dikutip dari laman resmi klub.

Tak berhenti di situ, Arbeloa juga menyinggung potensi penalti yang tidak diberikan pada babak pertama, saat tembakan Brahim Díaz diduga mengenai tangan pemain Betis.

“Saya rasa saya sudah mengatakannya. Penalti yang sangat jelas, dengan tangan terbuka, bahkan tidak dekat dengan tubuh, pada tembakan Brahim. Ini adalah permainan yang sangat jelas, seperti yang terakhir. Mendy telah memenangkan posisinya, dan begitu Anda meraih atau sedikit menyentuh lengannya. Bagi saya, ini adalah sesuatu yang sangat mendasar dalam dunia sepak bola, tetapi ini bukan pertama kalinya hal ini terjadi pada kami, dan saya percaya ini adalah dua keputusan yang secara signifikan memengaruhi pertandingan,” beber Arbeloa.

Arbeloa mengakui timnya kmengalami kekecewaan setelah kehilangan poin di menit-menit krusial. Ia menilai hasil tersebut tidak pantas didapatkan karena Real Madrid memiliki sejumlah peluang sepanjang pertandingan.

Di sisi lain, Arbeloa juga menyebut kondisi Kylian Mbappé masih belum pasti setelah merasakan ketidaknyamanan. Ia mengatakan pihak tim akan memantau perkembangan sang pemain dalam beberapa hari ke depan.

Jalannya Pertandingan

Real Madrid tampil dominan sejak awal. Keunggulan datang pada menit ke-17 lewat Vinícius Júnior yang memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Álvaro Valles atas tembakan jarak jauh Federico Valverde.

Madrid sempat meminta penalti pada menit ke-23 setelah bola hasil tembakan Brahim diduga mengenai tangan bek Betis. Namun, wasit dan VAR bergeming.

Tim tamu terus menekan. Umpan matang dari Mbappé sempat membuka peluang emas bagi Jude Bellingham, namun peluang tersebut digagalkan penyelamatan gemilang Valles.

Di sisi lain, Andriy Lunin tampil impresif di bawah mistar. Ia menggagalkan peluang emas dari Antony hingga situasi satu lawan satu dengan Cédric Bakambu di akhir babak pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memasuki babak kedua, Madrid tetap agresif. Sundulan Dean Huijsen dan sejumlah peluang dari Vinícius serta Valverde nyaris menggandakan keunggulan, namun lagi-lagi Valles tampil solid.

Betis akhirnya menghukum kelengahan Madrid di masa injury time. Melalui situasi kemelut di kotak penalti, Héctor Bellerín mencetak gol penyeimbang yang memupus kemenangan di depan mata.