Terpopuler: Pernyataan Berkelas Arteta Usai Arsenal Dihajar Man City, Vidic Ngamuk Sebut Sepak Bola Terlalu Lembek

Manajer Arsenal Mikel Arteta, 5. Vidic Ngamuk! Insiden Berdarah Leny Yoro Picu Kritik Keras: Sepakbola Sekarang Terlalu Lembek, 4. Dewa United Minta Pelaku Kekerasan Tendangan 'Kungfu' Dihukum Tegas Hingga Pidana, 3. Kata Kurniawan Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026, 2. Jangan Tertipu Klasemen! Persib Bandung Diadang Ujian Serius dari Dewa United FC, 1. Pernyataan Berkelas Mikel Arteta Usai Arsenal Dihajar Manchester City
Manajer Arsenal Mikel Arteta

 Dunia sepak bola sepanjang Senin, 20 April 2026, diwarnai dengan tensi tinggi baik di kancah domestik maupun internasional. Dari Inggris, legenda Manchester United Nemanja Vidic meluapkan amarahnya atas insiden berdarah yang menimpa Leny Yoro, sementara Arsenal harus menerima kenyataan pahit setelah digilas Manchester City dalam perburuan gelar juara.

Di tanah air, sorotan tertuju pada kecaman keras Dewa United terhadap aksi "tendangan kungfu" di level junior, evaluasi Timnas Indonesia U-17 pasca-kegagalan di Piala AFF, hingga kewaspadaan Persib Bandung dalam mempertahankan takhta klasemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut ini rangkuman artikel terpopuler VIVA.co.id di kanal Bola sepanjang Senin, 20 April 2026:

5. Vidic Ngamuk! Insiden Berdarah Leny Yoro Picu Kritik Keras: Sepakbola Sekarang Terlalu Lembek

Legenda Manchester United, Nemanja Vidic

Sorotan tajam datang dari legenda Manchester United, Nemanja Vidic, setelah insiden kontroversial yang menimpa bek muda Leny Yoro dalam duel panas kontra Leeds United.

Pertandingan bertajuk Roses Derby itu menyisakan cerita panas, bukan hanya soal hasil, tetapi juga keputusan wasit yang kini dipertanyakan. Vidic, yang dikenal sebagai bek tangguh di eranya, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya melihat standar kepemimpinan pertandingan saat ini.

Insiden bermula dari duel udara antara Yoro dan Dominic Calvert-Lewin. Dalam momen tersebut, Calvert-Lewin terlihat melayangkan sikutan keras yang mengenai wajah Yoro hingga berdarah. Namun, alih-alih memberikan kartu merah, wasit justru membiarkan permainan terus berjalan. Situasi itu bahkan berujung gol untuk Leeds.

Keputusan tersebut langsung memantik reaksi keras, termasuk dari Vidic.

“Sepakbola sudah menjadi lembek. Di zaman saya, tarikan atau kontak fisik di kotak penalti adalah duel biasa. Tapi jika seorang pemain menyikut wajah lawan hingga berdarah dan wasit tetap membiarkannya, itu bukan lagi fisik, itu ketidakadilan,” ujar Vidic seperti dikutip dari The Athletic.

4. Dewa United Minta Pelaku Kekerasan Tendangan 'Kungfu' Dihukum Tegas Hingga Pidana

Dewa United Minta Pelaku Kekerasan Tendangan Kungfu Dihukum Tegas Hingga Pidana, 5. Vidic Ngamuk! Insiden Berdarah Leny Yoro Picu Kritik Keras: Sepakbola Sekarang Terlalu Lembek, 4. Dewa United Minta Pelaku Kekerasan Tendangan 'Kungfu' Dihukum Tegas Hingga Pidana, 3. Kata Kurniawan Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026, 2. Jangan Tertipu Klasemen! Persib Bandung Diadang Ujian Serius dari Dewa United FC, 1. Pernyataan Berkelas Mikel Arteta Usai Arsenal Dihajar Manchester City

Dewa United Minta Pelaku Kekerasan Tendangan Kungfu Dihukum Tegas Hingga Pidana

Insiden kekerasan kembali mencoreng wajah sepak bola Indonesia. Kali ini terjadi dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Dewa United Development kontra Bhayangkara Youth di Stadion Citarum, Semarang, Minggu 19 April 2026.

Manajemen Dewa United Banten FC langsung bereaksi keras. Mereka mengecam aksi brutal yang viral di media sosial dan mendesak adanya sanksi tegas tanpa kompromi. Presiden klub, Ardian Satya Negara, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi kekerasan, terlebih terjadi di level usia muda yang seharusnya menjadi ruang pembinaan pemain.

“Kami mengecam keras insiden kekerasan yang terjadi di Semarang. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan, terlebih terjadi dalam kompetisi usia muda yang seharusnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dan pembinaan,” ujar Ardian dalam keterangannya di Dewa United Arena, Tangerang, Senin 20 April 2026.

Ia juga menyoroti peran pemain dan pelatih yang seharusnya menjadi panutan, bukan justru terlibat dalam tindakan yang merusak citra sepak bola.

“Kami sangat menyayangkan adanya tindakan kekerasan. Apalagi itu dilakukan oleh pemain maupun pihak pelatih yang seharusnya menjadi panutan dan mampu menjaga situasi tetap kondusif,” lanjutnya.

3. Kata Kurniawan Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, 5. Vidic Ngamuk! Insiden Berdarah Leny Yoro Picu Kritik Keras: Sepakbola Sekarang Terlalu Lembek, 4. Dewa United Minta Pelaku Kekerasan Tendangan 'Kungfu' Dihukum Tegas Hingga Pidana, 3. Kata Kurniawan Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026, 2. Jangan Tertipu Klasemen! Persib Bandung Diadang Ujian Serius dari Dewa United FC, 1. Pernyataan Berkelas Mikel Arteta Usai Arsenal Dihajar Manchester City

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tetap memberikan apresiasi terhadap performa lini pertahanan Garuda Muda meski hasil akhir tak sesuai harapan di ajang Piala AFF U-17 2026. Indonesia harus puas bermain imbang 0-0 kontra Vietnam sekaligus gagal melaju ke semifinal.

Menurut Kurniawan, ada progres yang cukup terlihat dari sektor belakang timnya. Ia menilai skema bertahan yang diterapkan bukan sekadar taktik jangka pendek, melainkan bagian dari proses pembentukan tim untuk agenda yang lebih besar ke depan.

Ia juga menegaskan bahwa laga melawan Vietnam dijadikan bahan uji coba penting untuk mempersiapkan mental dan taktik menghadapi ajang Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi.

"Sebenarnya apa yang kita lakukan malam ini salah satu persiapan kita ketika akan menghadapi Piala Asia, karena kita tahu kualitas peserta di Piala Asia tentunya sangat bagus," kata Kurniawan usai laga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (19/4) malam.

Kurniawan mengungkapkan keputusan bermain lebih defensif diambil setelah tim pelatih mempelajari karakter permainan Vietnam yang juga merupakan salah satu peserta Piala Asia.

2. Jangan Tertipu Klasemen! Persib Bandung Diadang Ujian Serius dari Dewa United FC

Persib vs Dewa United, 5. Vidic Ngamuk! Insiden Berdarah Leny Yoro Picu Kritik Keras: Sepakbola Sekarang Terlalu Lembek, 4. Dewa United Minta Pelaku Kekerasan Tendangan 'Kungfu' Dihukum Tegas Hingga Pidana, 3. Kata Kurniawan Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026, 2. Jangan Tertipu Klasemen! Persib Bandung Diadang Ujian Serius dari Dewa United FC, 1. Pernyataan Berkelas Mikel Arteta Usai Arsenal Dihajar Manchester City

Persib vs Dewa United

Laga pekan ke-28 Super League 2025/26 antara Dewa United kontra Persib Bandung di Stadion Internasional Banten, Senin malam, 20 April 2026, di atas kertas memang terlihat timpang. PERSIB kukuh di puncak klasemen dengan 64 poin, sementara Dewa United masih tertahan di posisi kedelapan dengan selisih terpaut jauh.

Namun, angka di klasemen rupanya tidak membuat pelatih Persib, Bojan Hodak, merasa tenang. Justru sebaliknya, pelatih asal Kroasia itu sudah mengirimkan peringatan serius kepada anak asuhnya agar tidak lengah. Menurut Hodak, kualitas Dewa United tidak bisa diukur hanya dari posisi mereka saat ini. Ia bahkan menyebut lawannya sebagai salah satu tim terbaik di kompetisi.

"Bagi saya, mereka adalah salah satu tim terbaik di liga. Mengapa posisi mereka tidak lebih tinggi, itu saya tidak tahu," kata Hodak dalam keterangan yang dikutip laman resmi klub.

Peringatan itu bukan tanpa alasan. Dewa United dinilai memiliki kedalaman skuad yang merata di semua lini. Kondisi tersebut membuat mereka berpotensi menjadi ancaman bagi tim mana pun, termasuk PERSIB yang tengah dalam tren positif.

Di sisi lain, Maung Bandung juga datang dengan tekanan tersendiri. Kemenangan menjadi harga mati setelah pesaing terdekat, Borneo FC, terus menempel ketat di papan atas. Tambahan tiga poin akan menjaga jarak aman PERSIB di puncak klasemen.

1. Pernyataan Berkelas Mikel Arteta Usai Arsenal Dihajar Manchester City

Manajer Arsenal Mikel Arteta, 5. Vidic Ngamuk! Insiden Berdarah Leny Yoro Picu Kritik Keras: Sepakbola Sekarang Terlalu Lembek, 4. Dewa United Minta Pelaku Kekerasan Tendangan 'Kungfu' Dihukum Tegas Hingga Pidana, 3. Kata Kurniawan Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026, 2. Jangan Tertipu Klasemen! Persib Bandung Diadang Ujian Serius dari Dewa United FC, 1. Pernyataan Berkelas Mikel Arteta Usai Arsenal Dihajar Manchester City

Manajer Arsenal Mikel Arteta

Persaingan di papan atas Liga Inggris kembali memanas setelah Manchester City menaklukkan Arsenal dalam laga krusial di Etihad Stadium. Hasil ini membuat peluang pergeseran puncak klasemen kembali terbuka lebar jelang akhir musim.

Arsenal sebelumnya nyaman bertahan di posisi puncak sejak Oktober, sementara Manchester City baru menguasai singgasana dalam waktu singkat musim ini. Namun situasi kini berubah setelah kemenangan City yang memangkas jarak di saat musim tinggal menyisakan lima hingga enam pertandingan.

Dengan hasil tersebut, City kini berpeluang besar kembali ke posisi teratas jika mampu mengalahkan Burnley pada laga tengah pekan. Secara matematis, tambahan tiga poin akan membuat mereka menyamai perolehan Arsenal, bahkan berpotensi unggul selisih gol yang saat ini tipis, 37 berbanding 36 untuk keunggulan Arsenal.

Laga sendiri berjalan ketat sejak awal. City membuka keunggulan lewat aksi brilian Rayan Cherki yang melakukan penetrasi sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang. Arsenal sempat merespons lewat gol Kai Havertz setelah insiden di lini belakang City yang melibatkan Gianluigi Donnarumma. Namun keunggulan itu tak bertahan lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

City kembali mengambil kendali lewat skema serangan rapi yang dimotori Nico O’Reilly sebelum mengirimkan bola kepada Erling Haaland yang dengan tenang menuntaskan peluang. Arsenal pun gagal membalas meski sempat menciptakan beberapa kesempatan berbahaya.