Wagub Jabar Bakal Uji Bobibos Buat Pastikan Keamanan Masyarakat
Kehadiran bahan bakar bernama Bobibos belakangan ini mencuat khususnya di sosial media. Pasalnya BBM yang diproduksi oleh PT Inti Sinergi Formula diklaim bisa menjadi pilihan baru untuk masyarakat..
Meski diklaim ramah lingkungan, produk tersebut tetap harus diuji terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa BBM memang benar ramah lingkungan seperti yang dijanjikan.
"Jadi apakah ini sudah melalui kajian yang baik. Bagaimana untuk lingkungannya aman atau tidak?" ungkap Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat dilansir Antara (15/11).
Ia pun mengungkap bahwa pihaknya belum menerima laporan teknis terkait bahan bakar dari jerami tersebut. Padahal penelitian dilakukan di wilayahnya yaitu Jawa Barat.

Oleh sebab itu dirinya akan meminta dinas terkait untuk juga melakukan kajian.
Dilansir Antara, bahwa Bobibos merupakan bahan bakar hasil pengembangan PT Inti Sinergi Formula. Namanya sendiri merupakan singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos.
Produk ini dikembangkan dari limbah pertanian khususnya jerami yang sering dibakar pasca panen. Pembuatannya telah melalui proses bioenergi serta suntikan serum khusus.
Jerami diubah menjadi bahan bakar performa tinggi. Bahkan perusahaan mengklaim sudah setara dengan Research Octane Number (RON) 98.
Selain itu Bobibos diklaim mampu menekan emisi gas buang hingga mendekati nol. Keunggulan ini membuatnya jadi lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil.
Pemilihan jerami sebagai bahan baku dipilih karena jumlahnya melimpah di Indonesia dan terjangkau. Sehingga biaya produksi dapat ditekan dan harga jual lebih kompetitif dibandingkan bahan bakar konvensional.

Tak hanya itu, penggunaan jerami sebagai bahan baku juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi petani. Pasalnya limbah yang sebelumnya hanya dikabar kini dapat diolah menjadi produk bernilai jual hingga menambah penghasilan petani.
Bobibos diproduksi dalam dua varian yaitu bensin dan solar. Kedua jenis bahan bakar ini dapat digunakan pada berbagai kendaraan serta mesin seperti sepeda motor, mobil, traktor, kapal nelayan, hingga mesin industri rakyat.