Tanggal 26 Maret Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
Ada beberapa hari peringatan internasional yang diperingati setiap tanggal 26 Maret.
Hari peringatan adalah tanggal atau periode waktu tertentu yang dikhususkan untuk mengenang, merayakan, atau menumbuhkan kesadaran terhadap peristiwa, nilai-nilai, hingga isu penting.
Tanggal 26 Maret memperingati Hari Kesadaran Epilepsi, Hari Memakai Topi, dan Hari Kesendirian. Simak penjelasannya berikut ini.
Hari Kesadaran Epilepsi
Hari Kesadaran Epilepsi diperingati setiap tanggal 26 Maret, yang dikenal juga sebagai Purple Day (Hari Ungu).
Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Epilepsi, serta menghilangkan rasa takut dan stigma yang mengelilinginya.
Epilepsi kondisi yang disebabkan oleh gangguan listrik di otak yang mengakibatkan kejang dalam berbagai jenis.
Hari Kesadaran Epilepsi diinisiasi oleh penderita bernama Cassidy Megan dari Nova Scotia, Kanada, dan pertama kali diperingati pada 26 Maret 2008.
Ia menciptakan wadah bagi orang-orang untuk belajar, terlibat, dan mendukung pendidikan publik tentang epilepsi serta menghilangkan mitos dan ketakutan yang mengelilinginya.
Pada 2009, Yayasan Anita Kaufmann bermitra dengan Asosiasi Epilepsi Nova Scotia meluncurkan Purple Day, yang membawa perhatian kolektif dan kampanye terstruktur lebih luas terhadap tujuan hari peringatan tersebut.
Hari Memakai Topi
Tanggal 26 Maret memperingati Hari Memakai Topi.
Setiap tahun, tanggal 26 Maret diperingati sebagai Hari Memakai Topi sebagai bentuk kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan penelitian tumor otak sekaligus mengumpulkan dana.
Hari Memakai Topi diciptakan sebagai cara untuk menyatukan pikiran untuk memajukan penelitian dalam menemukan obat untuk tumor otak.
Pada 1879, ahli bedah Skotlandia William Macewen menjadi orang pertama yang berhasil mengangkat tumor otak.
Pasiennya, seorang wanita muda, pulih sepenuhnya, dan keadaan berbalik dalam perjuangan melawan penyakit tersebut.
Terlepas dari kemajuan signifikan dalam 150 tahun terakhir, masih belum ada obat yang benar-benar ampuh untuk tumor otak.
Sehingga, Hari Memakai Topi lahir untuk mengumpulkan dana dan meningkatkan kesadaran akan penelitian terkait penyakit mematikan tersebut.
Hari Kesendirian
Hari Kesendirian (Solitude Day) diperingati pada tanggal 26 Maret setiap tahunnya untuk para introvert dan para individu anti-sosial.
Manusia adalah makhluk sosial yang secara alami terprogram untuk mencari hubungan dengan manusia lain.
Namun, tentu dibutuhkan banyak energi, baik fisik maupun mental, untuk selalu "aktif" sepanjang waktu.
Berurusan dengan dunia terkadang bisa sangat melelahkan. Di situlah pentingnya untuk menyediakan momen untuk beristirahat sejenak dari semuanya.
Hari Kesendirian memberi kita kebebasan untuk memahami bahwa momen menyendiri dengan diri sendiri dapat memberikan keajaiban bagi kesehatan mental.
Dalam peringatannya, orang-orang akan meluangkan beberapa menit, satu jam, atau sepanjang hari untuk memilih menyendiri, sambil menenangkan hati dan pikiran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang