Tanggal 17 Maret Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

Hari Perawat Nasional, Tanggal 17 Maret Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

 Tanggal 17 Maret 2026 jatuh pada hari Selasa. Di Indonesia, tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Perawat Nasional.

Peringatan ini menjadi momentum untuk memberikan penghargaan terhadap dedikasi para perawat yang selama ini berperan penting dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hari Perawat Nasional tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga refleksi terhadap perkembangan profesi keperawatan di Indonesia.

Melalui peringatan ini, masyarakat diingatkan kembali tentang pentingnya peran perawat dalam sistem pelayanan kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga pelayanan kesehatan di tingkat komunitas.

Mengapa 17 Maret diperingati sebagai Hari Perawat Nasional?

Tanggal 17 Maret ditetapkan sebagai Hari Perawat Nasional karena bertepatan dengan hari lahir Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) pada tahun 1974.

Berdirinya organisasi tersebut menjadi tonggak penting dalam perkembangan profesi keperawatan di Tanah Air.

PPNI dibentuk sebagai wadah organisasi profesi yang menghimpun para perawat di seluruh Indonesia. Melalui organisasi ini, para perawat memiliki sarana untuk memperjuangkan peningkatan kualitas profesi, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sejak berdirinya PPNI, profesi keperawatan mengalami berbagai perkembangan, baik dari sisi pendidikan, kompetensi, maupun peran dalam sistem kesehatan nasional.

Bagaimana sejarah perkembangan keperawatan di Indonesia?

Profesi keperawatan di Indonesia memiliki perjalanan sejarah yang cukup panjang. Awal mula perkembangan keperawatan dapat ditelusuri sejak masa pemerintahan kolonial Belanda.

Pada masa tersebut, sejumlah rumah sakit didirikan oleh pemerintah kolonial. Meskipun fasilitas kesehatan dikelola oleh pemerintah Belanda, sebagian besar tenaga perawat berasal dari penduduk pribumi.

Seiring waktu, kebutuhan akan tenaga kesehatan semakin meningkat. Pada tahun 1949, jumlah rumah sakit dan balai pengobatan di Indonesia mulai bertambah, sehingga kebutuhan tenaga perawat juga semakin besar.

Perkembangan pendidikan keperawatan kemudian mulai dilakukan secara lebih sistematis. Beberapa tonggak penting dalam perkembangan pendidikan keperawatan di Indonesia antara lain:

  • Tahun 1952 didirikan sekolah pengatur rawat untuk mencetak tenaga perawat yang lebih terlatih
  • Sekitar satu dekade kemudian didirikan pendidikan Akademi Keperawatan yang setara dengan jenjang diploma

Pendidikan keperawatan terus berkembang hingga kini tersedia pada jenjang diploma, sarjana, hingga profesi

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa profesi keperawatan semakin diakui sebagai bagian penting dari sistem pelayanan kesehatan nasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang