Terungkap! Alasan Reza Arap Mendadak Mundur dari Marapthon
Reza Arap mendadak umumkun mundur sementara dari acara live streaming Marapthon – The Last Tale. Keputusan tersebut langsung memicu perhatian publik, terutama setelah diketahui bahwa sang YouTuber sedang menghadapi tekanan mental yang cukup serius.
Namun, tak sedikit juga yang mengaitkan dengan momen terungkapnya IQ Reza Arap yang hanya mendapat nilai 85. Scroll lebih lanjut yuk!
Meski menjadi salah satu penggagas utama Marapthon, Reza Arap memutuskan untuk mundur lebih awal dari proyek tersebut pada 6 Maret 2026. Keputusan itu disampaikan secara langsung di tengah siaran, dalam momen yang cukup emosional.
Dalam rekaman live streaming, Reza Arap terlihat berpamitan kepada para anggota tim yang berada di lokasi. Ia bahkan sempat berpelukan dengan beberapa rekan kreator sebelum meninggalkan tempat siaran.
"See you brother," kata Reza Arap sebelum meninggalkan lokasi siaran, dikutip Rabu 11 Maret 2026.
Ucapan perpisahan itu pun disambut dukungan dari rekan-rekan sesama kreator yang hadir. Mereka berharap kondisi kesehatan Arap segera membaik. Di tengah suasana haru tersebut, asisten Arap yang bernama Cintya sempat melontarkan candaan untuk mencairkan suasana.
Beberapa hari setelah Reza Arap meninggalkan program tersebut, salah satu anggota AAA Clan, Teguh Prakoso yang akrab disapa Tepe, akhirnya membeberkan kondisi sebenarnya yang dialami oleh sang kreator.
Menurut Tepe, Arap sempat berkonsultasi dengan psikiater dan menerima diagnosis terkait kondisi mentalnya. Kondisi itu membuatnya tidak memungkinkan untuk terus mengikuti jadwal streaming yang sangat padat.
"Marapthon, anyway, kita nggak bisa menutupi terlalu lama, kita gak bisa apa, ya? Arap gak bisa lama-lama di Marapthon karena kemarin sempet ke psikiater, dia didiagnosis depresi disorder. Stres beratlah," terang Tepe.
Ia menjelaskan bahwa tim sebenarnya sudah menyarankan Arap untuk beristirahat lebih awal demi menjaga kesehatannya.
"Kalau dari kita semua udah, 'take a rest, tidur. Ini udah omongan dokter, ini udah omongan profesional, libur!'. Tapi Arap walaupun di luar masih kepikiran Marapthon," lanjutnya.
Tepe juga mengaku melihat sendiri bagaimana Arap tetap berusaha tampil profesional selama siaran, meskipun secara mental sedang berada dalam kondisi yang tidak stabil.
"Aku sendiri melihat dia sometime memaksakan di depan kamera mode profesional walaupun dia stres di dalem, dia memaksakan hal itu," ujarnya.
Menurutnya, tekanan dari berbagai komentar negatif di internet dalam beberapa waktu terakhir turut memperburuk kondisi mental Arap.
"Kita tahu bersama beberapa hari yang ke belakang banyak banget yang menghujat dia tentang ini itu, akhirnya bed rest. Padahal ia melakukan semua itu dalam kondisi major depressive disorder tadi, dalam kondisi secara mental gak sehat. Dia butuh fresh," tegasnya.
Meskipun Reza Arap memutuskan mundur lebih awal, program live streaming Marapthon – The Last Tale tetap berjalan sesuai jadwal. Para anggota AAA Clan lainnya melanjutkan siaran hingga penutupan yang direncanakan pada 10 Maret 2026.