Terungkap Alasan Aura Kasih Banyak Menolak Syuting

Aura Kasih
Aura Kasih

 Aura Kasih akhirnya buka suara soal alasan dirinya kerap menolak banyak tawaran pekerjaan syuting. Penyanyi sekaligus aktris ini mengaku keputusan tersebut bukan tanpa sebab. Di balik sorotan publik yang mempertanyakan keberadaannya di layar kaca, Aura ternyata sedang memprioritaskan sejumlah hal penting dalam hidupnya.

Dalam sebuah kesempatan, Aura Kasih menjelaskan secara terbuka alasan mengapa dirinya tidak lagi seaktif dulu di dunia syuting. Ia menegaskan bahwa saat ini fokus hidupnya terbagi ke beberapa hal di luar dunia hiburan, mulai dari bisnis, organisasi, hingga anak. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

Aura Kasih.

“Pertama aku banyak lagi ngurusin bisnis juga. Terus aku juga aktif di organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Salah satu pengurus pusat juga. Terus ya lagi aktif di beberapa organisasi sih,” ujar Aura Kasih yang dikutip dari tayangan YouTube pada Jumat, 2 Januari 2025. 

Kesibukan Aura Kasih di dunia bisnis memang belakangan ini jarang terekspos publik. Namun, keterlibatannya sebagai salah satu pengurus pusat HIPMI menunjukkan bahwa ia serius menekuni peran barunya sebagai pengusaha dan organisator. Aktivitas tersebut tentu menyita waktu dan energi, sehingga membuatnya harus lebih selektif dalam menerima pekerjaan di dunia hiburan.

Tak hanya soal karier dan organisasi, faktor keluarga juga menjadi pertimbangan utama Aura Kasih. Sebagai seorang ibu, ia mengaku ingin lebih banyak meluangkan waktu untuk sang buah hati. Menurutnya, pekerjaan syuting menuntut durasi waktu yang panjang dan mengharuskannya berpisah cukup lama dari anak.

“Habis itu kan ngurusin anak juga. Jadi kalau syuting tuh kan ditinggal lama. Kasihan. Iya,” lanjutnya. .

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab rasa penasaran publik yang kerap bertanya mengapa Aura jarang terlihat di lokasi syuting atau acara televisi. Baginya, keputusan menolak pekerjaan bukan berarti meninggalkan dunia hiburan sepenuhnya, melainkan bentuk pengaturan prioritas hidup.