Terungkap! Alasan Wardatina Mawa Ogah Balikan dengan Insanul Fahmi
Pertemuan emosional antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi akhirnya terwujud setelah lama menjadi sorotan publik akibat polemik rumah tangga keduanya.
Momen tersebut berlangsung pada 14 Januari 2026 dan menjadi ajang pertemuan Insanul dengan putra mereka, Afnan. Suasana haru pun tak terelakkan. Scroll lebih lanjut yuk!
Dalam pertemuan itu, Insanul Fahmi dikabarkan menunjukkan penyesalan mendalam dengan memeluk sang anak serta menyampaikan permohonan maaf atas berbagai persoalan yang terjadi di masa lalu.
Tak hanya berhenti pada permintaan maaf, Insanul juga disebut mengajukan permohonan untuk kembali membina rumah tangga bersama Mawa dengan alasan demi kepentingan sang anak.
Namun, harapan tersebut tidak berbanding lurus dengan respons Mawa. Alih-alih luluh, Mawa justru menunjukkan sikap tegas dan menolak untuk kembali menjalin hubungan dengan mantan pasangannya itu.
Melalui kolom komentar di media sosial, Mawa mengungkapkan perasaannya terkait pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak meneteskan air mata meski dihadapkan pada tangisan Insanul Fahmi. Pernyataan itu pun langsung menjadi perbincangan hangat netizen.
“Di dalam ruangan abatinya nangis minta maaf dan peluk Afnan, terus mau ngajakin bersatu Iagi demi anak, lalu spontan aku bertanya "kemarin saat berbuat seperti itu, apakah kamu memikirkan anak?" Tak setetes pun air mata jatuh dari mataku,” tulis Mawa dalam sebuah komentar, dikutip Senin 19 Januari 2026.
Bagi Mawa, ketegaran yang ia rasakan bukan berarti luka masa lalu telah sepenuhnya sembuh. Ia menilai, proses panjang yang dilalui justru membentuknya menjadi pribadi yang lebih kuat, terutama demi menjaga masa depan sang buah hati.
“Bukan karena tak sakit, tapi karena aku sudah terlalu kuat Alhamdulillah Allah kuatkan hatiku utk menjaga masa depan anakku, Afnan. Doain ya temen2 semua,” lanjutnya.
Di sisi lain, Mawa juga membeberkan adanya sejumlah syarat tegas apabila Insanul Fahmi benar-benar ingin menyelesaikan konflik yang ada. Ia menegaskan bahwa perdamaian tidak cukup hanya disampaikan secara personal, melainkan harus dibuktikan secara terbuka.
Menurut Mawa, terdapat dua poin utama yang harus dipenuhi. Pertama, Insanul diminta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan awak media, tidak hanya kepada dirinya, tetapi juga kepada keluarga besarnya. Kedua, Insanul diwajibkan menunjukkan bukti sah terkait pernikahan siri dengan Inara Rusli yang diklaim berlangsung pada 7 Agustus 2025.
Sikap tegas Mawa ini dinilai sebagai bentuk perlindungan terhadap diri sendiri dan anaknya dari konflik yang berlarut-larut. Publik pun menilai keputusan tersebut mencerminkan keberanian Mawa dalam mengambil langkah demi masa depan yang lebih stabil.