Suami Ngaku Nikah Siri hingga Inara Rusli Lapor Polisi, Wardatina Mawa: Biarkan Hukum Berjalan Sesuai Syariat
Babak baru kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli terbuka lebar setelah Insanul mengakui bahwa ia menikah siri dengan Inara pada Agustus 2025. Tak lama setelah itu, Inara ikut buka suara, menyebut bahwa ia menikah dengan keyakinan bahwa Insanul berstatus single.
Kedua pernyataan ini langsung memicu gelombang reaksi publik dan memperkuat langkah yang sebelumnya diambil istri sah Insanul, Wardatina Mawa, ketika melaporkan dugaan perzinaan mereka ke polisi.
Sebelum pengakuan tersebut muncul, laporan Wardatina sudah lebih dulu menjadi pusat perhatian. Ia menyerahkan rekaman CCTV yang diklaim menunjukkan interaksi pribadi antara suaminya dan Inara.
Namun, dengan pengakuan nikah siri itu, kasus berkembang dari sekadar dugaan perselingkuhan menjadi persoalan hukum, moral, dan kejujuran dalam rumah tangga.
Wardatina kemudian menjelaskan secara terbuka alasan ia memilih melapor. Scroll untuk info lebih lanjut...
“Aku istri sah. Dan aku memilih untuk MELAPORKAN perzinaan suamiku bukan karena ingin mempermalukan siapa pun, tapi karena agama memerintahkan menegakkan kebenaran. Surah An-Nur ayat 2 jelas menyebutkan bahwa perzinaan adalah dosa besar dan ada konsekuensi untuk para pelakunya,” kata Mawa sebagaimana dikutip dari Instagram, Minggu, 30 November 2025.
Wardatina Mawa.
Ia menolak anggapan bahwa tindakannya adalah membuka aib suami. Menurut Mawa, melapor ke kepolisian merupakan bentuk mempertahankan martabat.
“Jadi ketika batas dihancurkan, kehormatan diinjak, dan kesetiaan dikhianati, menempuh jalur hukum bukan ‘membuka aib’, tapi bentuk ikhtiar menjaga martabat. Diam tidak selalu berarti kuat. Kadang diam justru membiarkan pelaku merasa tidak bersalah.”
Mawa menegaskan bahwa ia tidak ingin terus disalahkan atas keretakan rumah tangga yang bukan ia mulai. “Aku tidak ingin terus disalahkan padahal aku yang dizalimi. Aku tidak ingin nama baikku diinjak lagi, dan aku tidak ingin anakku tumbuh melihat ibunya dihujat hanya karena membela diri,” tulisnya.
Ia juga menyinggung pihak yang seharusnya merasa malu atas kehancuran rumah tangga adalah sang suami. “Yang melawan pengkhianatan bukan penjahat. Yang menghancurkan pernikahanlah yang seharusnya malu. Biarkan hukum berjalan sesuai syariat. Biarkan Allah menjadi saksi siapa yang jujur dan siapa yang pura-pura suci.”
Mawa lalu menutup unggahannya dengan kalimat yang menegaskan sumber masalah. “Rumah tangga tidak hancur karena pihak luar… tapi karena satu pihak di dalamnya yang membuka pintu untuk orang luar. Semoga tidak ada lagi lelaki yang berani mengkhianati amanah pernikahan yah.”
Sebagaimana diketahui, setelah laporan Mawa mencuat, Inara Rusli melaporkan balik mengenai penyebaran rekaman CCTV, menyebut bahwa video tersebut adalah materi privat yang disebarkan tanpa izin.
Konflik pun melebar ke isu pelanggaran privasi. Sementara itu, pengakuan nikah siri Insanul membuat posisi hukumnya semakin rumit, terutama karena ia masih terikat pernikahan resmi dengan Mawa.