Viral Owner Brand Lokal Berinisial M Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Modelnya
Pengguna media sosial dikejutkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama konten kreator sekaligus pengusaha berinisial M. Kasus ini mencuat setelah pengguna X dengan akun @aarummanis mengungah utas terkait pengalaman tak menyenangkan yang dialaminya.
Dalam utasnya pada Minggu 8 Februari 2026 kemarin, insiden ini bermula saat pengguna akun tersebut menjadi talent untuk photoshoot/videoshoot untuk salah satu brand lokal milik M. Saat kejadian pada Mei 205 itu, sang pemilik akun merasa tidak ada hal yang aneh saat sesi pemotretan.
Namun keadaan berubah setelah sesi pemotretan itu selesai. Disebut sang pemilik akun saat itu dirinya yang berencana untuk pulang kemudian ditawari untuk makan bersama.
”Setelah photoshoot selesai saya berencana pulang, kemudian kemudian owner menanyakan apakah saya mau makan disuatu tempat. Pada saat itu masih ada Talent Scouter,” tulis sang pemilik akun, dikutip Senin 9 Februari 2026.
Diakuinya saat itu ajakan makan bersama tersebut adalah hal yang lumrah. Dia juga mengira saat itu sang owner juga mengajak makan talent lainnya.
” Saya yang lapar merasa hal ini merupakan friendly gesture mengiyakan ajakan tersebut. Saya mengira bahwa makan bersama akan dilakukan bertiga bersama Talent Scouter dan dilakukan di luar, talent scouter bilang kepada saya: “Aku taruh ini (peralatan photoshoot) dulu ya.”,” sambungnya.
Saat itu dirinya ditinggal sendiri bersama dengan M. Dirinya yang karena dia berpikir bahwa kita semua akan makan di luar. Tetapi, dirinya dibawa masuk lagi ke area photoshoot.
”Saya bingung dan merasa curiga bertanya “Bukannya mau makan di luar?” (nama talent scouter) dimana? Owner M kemudian tidak menggubris pertanyaan saya dan kemudian tidak menggubris pertanyaan saya dan bilang, “Iya, tunggu dulu di dalem, biar adem.” Saya pun menunggu di dalam, kemudian Owner M mengatakan bahwa makanannya diorder online saja. Saya pun semakin bingung dan curiga,” tulis dia.
Diceritakannya lebih lanjut, owner M kemudian melancarkan aksinya dan mulai melecehkannya. Saat itu, sang pemilik akun dengan tegas menolak namun tidak dihiraukan oleh M. M kemudian memaksa untuk memegangnya, menciuminya, bahkan naik ke atasnya. Pemilik akun kemudian sekuat tenaga mendorong, mencakar, dan memukul M. Namun bukannya berhenti, owner M semakin ganas.
”Saya kemudian berpikir apabila saya melawan, Owner M akan semakin kasar kepada saya. Saya kemudian mencoba menenangkan diri dan berusaha terlihat baik kepada Owner M. Saya pada saat itu 90% yakin saya akan diperkosa,” tulisnya.
Diceritakannya lebih lanjut, dia berusaha tetap baik kepada M meski pada saat itu dirinya takut sekali diperkosa. Dia hanya berharap bisa keluar dengan selamat. Tetapi owner M tetap tidak peduli dengannya yang menolak berkali-kali.
“Dia menahan tangan saya, kemudian dia menunjukkan kelaminnya. Dia bilang “Kok gak mau sih? Aku dah buka celana nih, udah malu nih aku.” Saya memalingkan badan, M menahan tangan dan naik ke atas saya, saya mulai menangis dan memanggil ibu saya, tetapi M tidak peduli dan tetap melecehkan saya. Beliau mastubrasi sambil melecehkan saya,” tulis dia.
Tak sampai disitu diceritakannya M bahkan menjilat telinganya, hingga lehernya. Diakui oleh sang pemilik akun insiden tersebut memberikan trauma yang membekas padanya hingga saat ini.
”Saya hanya berharap semua berakhir dengan cepat dan saya bisa pulang. Saya hanya berharap dia cukup baik untuk tidak memperkosa saya. Saya pada saat itu sudah dissociating dan tidak bisa melawan lagi. Saya hanya berpikir bahwa saya akan diperkosa saat itu. Kemudian M berhenti. Kemudian saya dibiarkan pulang. Saat saya pulang menggunakan Taxi Online, saya bahkan pipis di dalam taxi karena saya takut sekali,” tulisnya.
Setelah kejadian tersebut, pemilik akun itu mengetahui M sudah punya istri dan anak.
”Saya masih trauma setiap kali saya melihat wajah beliau di media. Rasanya saya mau muntah dan terus mengingat kejadian tersebut,” sambungnya.
Dugaan pelecehan seksual itu kemudian dilaporkannya kepada tim talent yang menghirenya saat itu. Namun ternyata talent tersebut tidak bisa berbuat banyak.
”Saya menghubungi Talent Scouternya dan berbagi pengalaman saya, dia bilang tidak pernah ada kejadian seperti itu dan dia tidak bisa melakukan apapun karena dia hanya seorang employee,” tulis dia.
Usai unggahannya viral, setidaknya tiga orang lain menghubunginya dan mengaku mengalami hal serupa, disertai dukungan dari pengguna X lainnya. Meski nama pelaku tidak disebut secara jelas, warganet mengarahkannya pada sosok Mohan Hazian setelah beredar sejumlah bukti digital. Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi terkait identitas pelaku.