Pria Diduga Dosen Lakukan Pelecehan di KRL Jakarta Kota–Nambo

KAI Commuter, pelecehan seksual, Commuter Line, Pria Diduga Dosen Lakukan Pelecehan di KRL Jakarta Kota–Nambo

Seorang pria yang diduga berprofesi sebagai dosen dilaporkan melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di dalam Commuter Line rute Jakarta Kota–Nambo, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 21.01 WIB.

Hal tersebut diketahui setelah korban membuat utas mengenai aksi tak senonoh yang dilakukan pelaku lewat akun Threads pribadinya asrta.vo, Minggu (15/3/2026).

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan bahwa korban mengalami pelecehan seksual saat naik kereta dari Stasiun Tebet dengan tujuan Stasiun Cibinong.

Pada saat itu, korban menggunakan Commuter Line nomor 1530 rute Jakarta Kota menuju Nambo. 

Sementara itu, pelaku yang mengenakan masker, kacamata, dan jaket hitam diketahui naik dari Stasiun Tanjung Barat.

Leza menjelaskan bahwa dugaan pelecehan terjadi di dalam kereta saat perjalanan berlangsung.

“Terduga pelaku melakukan tindakan pelecehan seksual di dalam Commuter Line,” jelas Leza kepada Kompas.com, Senin (16/3/2026).

Pelaku Diturunkan di Stasiun UI

Setelah adanya laporan dari korban dan bantuan penumpang lain, petugas yang berada di dalam kereta kemudian menurunkan terduga pelaku di Stasiun Universitas Indonesia (UI) untuk penanganan lebih lanjut.

Petugas Commuter Line selanjutnya berkoordinasi dengan petugas stasiun untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. 

Korban dan terduga pelaku juga dimintai keterangan terkait kronologi peristiwa.

“Kami akan memasukkan terduga pelaku ke dalam database CCTV analytic yang mana CCTV ini dapat mendeteksi wajah terduga pelaku yang melakukan tindakan kriminalitas baik di stasiun ataupun di Commuter Line,” jelas Leza.

"Kami akan mem-blacklist pelaku tidak dapat menggunakan Commuter Line lagi," tambahnya.

Leza menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menoleransi segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan Commuter Line.

Selain itu, KAI Commuter akan mendampingi korban untuk melaporkan pelaku ke Polres Depok.

“KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk peduli pada situasi sekitar saat menggunakan Commuter Line, berani bertindak, berani speak up atau dapat melaporkan segala bentuk kekerasan seksual kepada petugas, melalui call center 021-121, maupun media sosial resmi KAI Commuter,” pungkas Leza.

Sebelumnya, kasus pelecehan seksual oleh seorang pria diduga dosen sempat viral di media sosial setelah korban membagikan pengalamannya melalui akun Threads @asrta.vo pada Minggu (15/3/2026).

"saya sedang mengejar kereta terakhir ke arah Nambo dan naik dari stasiun Tebet pukul 20.37. posisi saya tidak jauh dari pelaku, tepatnya saya sedang ngobrol dengan teman saya di depan saya dan masih ada space di depan samping kiri," tulis korban.

"saya mengalami kejadian itu saat berada di gerbong Universitas Pancasila menuju Universitas Indonesia tepatnya.dan pelaku melancarkan aksinya di pukul 21.00 saat kereta sudah dekat dengan Stasiun Indonesia," tambahnya.

Berdasarkan video yang diunggah korban, terduga pelaku tampak tidak terima saat diamankan oleh petugas stasiun.

Ia juga terlihat berusaha meraih handphone (HP) milik korban ketika sedang direkam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang