Respons FAM soal Putusan CAS Terkait Skandal Naturalisasi Malaysia

naturalisasi, Malaysia, FIFA, Facundo Garces, Deportivo Alaves, Respons FAM soal Putusan CAS Terkait Skandal Naturalisasi Malaysia

Asosiasi Sepak Bola Malaysia atau FAM akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait keputusan terbaru dari Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Keputusan tersebut berkaitan dengan sanksi yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia akibat skandal pemalsuan dokumen kelayakan pemain.

Meskipun otoritas hukum olahraga tertinggi tersebut memberikan keringanan sanksi bagi para pemain, pihak FAM menilai hukuman yang dijatuhkan masih belum sepenuhnya adil.

Federasi menganggap para pemain merupakan pihak yang paling dirugikan dalam persoalan administratif ini.

Dalam putusan terbarunya, CAS mengubah durasi hukuman yang sebelumnya dijatuhkan oleh FIFA.

Jika sebelumnya tujuh pemain tersebut dilarang dari seluruh aktivitas sepak bola, kini mereka hanya dilarang tampil dalam pertandingan resmi selama 12 bulan.

Hal ini memungkinkan mereka untuk tetap berlatih bersama klub masing-masing.

Panel hakim menyatakan bahwa bukti pemalsuan dokumen agar para pemain bisa membela tim nasional saat melawan Vietnam tahun lalu memang terbukti.

“Setelah mempertimbangkan bukti yang ada, panel CAS menemukan bahwa pelanggaran berupa pemalsuan dokumen kelayakan memang terbukti dan larangan bermain selama 12 bulan merupakan sanksi yang wajar serta proporsional bagi para pemain, mengingat keterlibatan mereka dalam tindakan tersebut,” bunyi pernyataan CAS.

Lebih lanjut, pihak pengadilan memberikan rincian terkait batasan hukuman tersebut.

“Namun, sesuai dengan Pasal 22 FDC, panel memutuskan bahwa larangan tersebut hanya berlaku untuk pertandingan resmi dan bukan untuk seluruh aktivitas terkait sepak bola."

"Artinya, para pemain tetap dapat kembali berlatih bersama klub masing-masing selama masa sanksi berlangsung,” lanjutnya.

Daftar Pemain yang Terjerat Sanksi

naturalisasi, Malaysia, FIFA, Facundo Garces, Deportivo Alaves, Respons FAM soal Putusan CAS Terkait Skandal Naturalisasi Malaysia

Pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Hector Hevel (nomor 13), merayakan gol bersama rekan-rekannya pada laga Kualifikasi Piala Asia 2027 kontra Nepal di Stadion Sultan Ibrahim di Johor pada 25 Maret 2025.

Kasus ini menarik perhatian dunia karena menyeret nama-nama pemain yang berkarier di kompetisi papan atas.

Salah satunya adalah Facundo Garces yang bermain untuk klub Deportivo Alaves di LaLiga.

Selain itu, terdapat nama Gabriel Arrocha dari Unionistas de Salamanca, Rodrigo Holgado dari America de Cali, serta Imanol Machuca dari Velez Sarsfield.

Tiga pemain dari klub raksasa lokal, Johor Darul Ta'zim, juga tak luput dari sanksi ini. Mereka adalah Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Sanksi ini menjadi pukulan telak bagi komposisi skuad nasional maupun klub yang menaungi mereka.

Denda Miliaran Rupiah Tetap Berlaku

Meski para pemain mendapatkan kelonggaran untuk tetap berlatih, nasib berbeda dialami oleh federasi.

CAS memutuskan untuk tidak mengubah denda yang dijatuhkan FIFA sebesar 350.000 franc Swiss atau setara dengan Rp 7,61 miliar.

Beban finansial yang besar ini harus tetap ditanggung oleh pihak federasi.

Pihak asosiasi menegaskan bahwa ketujuh pemain tersebut adalah warga negara yang sah menurut hukum nasional.

Melalui pernyataan resminya, FAM menutup dengan harapan agar kasus ini menjadi pembelajaran administratif.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang