AFC Akui Aduan Vietnam Picu Investigasi Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia
Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC mengonfirmasi adanya pengaduan dari Vietnam terkait kasus skandal tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.
Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John.
Kasus ini mencuat di tengah persaingan Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027.
Timnas Malaysia asuhan Peter Cklamovski memimpin klasemen dengan 15 poin, unggul tiga angka atas Vietnam di posisi kedua.
Windsor menjelaskan awal mula proses investigasi terhadap tujuh pemain tersebut.
"Kami (AFC) diberitahu oleh FIFA karena kompetisi tersebut adalah kompetisi AFC, Kualifikasi Piala Asia 2027."
"Jadi kami mendapat informasi bahwa FIFA sedang menyelidiki tujuh pemain tersebut segera setelah pertandingan antara Malaysia dan Vietnam," kata Windsor Paul John, dilansir dari laporan media Malaysia Makan Bola, Kamis (11/2/2026).
Investigasi Berawal dari Protes Vietnam
Timnas Malaysia mencatatkan kemenangan telak 4-0 atas Vietnam pada laga kedua Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Rabu (12/6/2025) malam
Menurut Windsor, investigasi dilakukan setelah adanya protes resmi dari Vietnam. AFC kemudian menerima pemberitahuan dari FIFA dan menunggu proses lanjutan.
“Karena ada protes dari Vietnam. Itu pertama kalinya kami mendapat kabar langsung dari FIFA. Setelah itu, kami menunggu investigasi dilakukan oleh FIFA. Biasanya investigasi dilakukan antara FAM dan FIFA."
“Setelah itu, kami mendapat kabar tentang hukuman pertama yang dijatuhkan kepada FAM terkait penggunaan tujuh pemain yang dianggap tidak memenuhi syarat atau ilegal. Jadi, kami diinformasikan setelah pertandingan antara Malaysia dan Vietnam,” imbuh Sekretaris Jenderal AFC itu.
CAS Tangguhkan Sanksi dari FIFA
Perkembangan terbaru datang dari Asosiasi Sepak Bola Malaysia atau FAM.
Mereka mengumumkan bahwa Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS mengabulkan permohonan penangguhan hukuman terhadap tujuh pemain tersebut.
Ketujuh pemain itu antara lain Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
“Keputusan ini berarti bahwa penangguhan 12 bulan dari semua aktivitas sepak bola yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain Harimau Malaya ditangguhkan sementara."
“Mereka diizinkan untuk melanjutkan karier mereka dan berpartisipasi dalam aktivitas terkait sepak bola apa pun hingga keputusan akhir atas banding di CAS dibuat pada 26 Februari 2026,” kata pernyataan FAM.
Proses hukum di CAS masih berjalan sambil menunggu putusan akhir terkait kasus tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang