Saat Pizza Pentagon Jadi Kisi-kisi Serangan AS ke Iran

Lonjakan pesanan pizza di sekitar markas besar Pentagon kembali memicu spekulasi publik setelah dikaitkan dengan laporan serangan militer Israel ke Iran.
Fenomena yang dijuluki “Pentagon Pizza Index” ini ramai dibahas di media sosial, menyusul unggahan akun X Pentagon Pizza Report yang mencatat peningkatan aktivitas pemesanan di sejumlah gerai pizza di sekitar kompleks Departemen Pertahanan Amerika Serikat beberapa jam sebelum kabar serangan udara mencuat.
Salah satu gerai yang disebut mengalami lonjakan tidak biasa adalah Pizzato Pizza, yang berlokasi tak jauh dari area Pentagon. Kemunculan pola ini lantas memunculkan pertanyaan lama.
Benarkah lonjakan pesanan pizza bisa menjadi indikator awal aktivitas militer besar? Untuk memahami konteksnya, berikut penjelasan mengenai asal-usul Pentagon Pizza Index dan bagaimana fenomena ini kembali dikaitkan dengan situasi terbaru di Timur Tengah.
Lonjakan pesanan jelang serangan
The nearest open pizzeria to the Pentagon, Pizzato Pizza, is reporting high traffic.
Freddies Beach Bar, the closest gay bar to the Pentagon is reporting very low traffic.
As of 1:28pm ET pic.twitter.com/tKdJAKpnLc
— Pentagon Pizza Report (@PenPizzaReport) February 28, 2026
Lonjakan ini tampak terlihat pada restoran yang berada di sekitar kompleks Pentagon itu dilaporkan mengalami lonjakan pesanan pada Sabtu, 28 Februari 2026 sekitar pukul 01.00 dini hari waktu Bagian Timur Amerika Serikat (EST).
Peningkatan aktivitas ini terjadi hanya sekitar 15 menit sebelum serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran dimulai pada pukul 01.15 EST, atau sekitar pukul 09.15 waktu Iran.
Sehari sebelumnya, 27 Februari 2026 pukul 14.42 EST, beberapa gerai pizza lain di sekitar Pentagon juga tercatat mengalami volume pesanan tinggi.
Berdasarkan pemantauan akun Pentagon Pizza Report, tingkat keramaian toko melonjak tajam pada dini hari waktu setempat.
Hal ini menjadi momen yang kemudian dikaitkan dengan meningkatnya aktivitas internal di Departemen Pertahanan AS.
Asal-usul “Pentagon Pizza Index”
Fenomena ini merujuk pada indikator tidak resmi yang dikenal sebagai “Pentagon Pizza Index”, istilah yang sudah beredar sejak era Perang Dingin.
Teorinya menyebutkan bahwa ketika pejabat militer bekerja lembur untuk memantau atau mempersiapkan operasi besar, pesanan makanan terutama pizza cenderung meningkat.
Pola serupa pernah dilaporkan menjelang invasi Panama pada 1989 dan Perang Teluk 1991, lalu kembali diamati dalam berbagai ketegangan geopolitik setelahnya.
Bahkan pada Juni 2025, menjelang serangan besar Israel ke Iran, empat gerai pizza di sekitar Pentagon juga dilaporkan mengalami lonjakan pesanan beberapa jam sebelum kabar serangan mencuat.
Dipantau lewat Google Maps
Sejak Agustus 2024, akun pemantau Pentagon Pizza Index aktif di media sosial X dengan memanfaatkan fitur “Popular Times” di Google Maps untuk melihat tingkat keramaian restoran dibandingkan kondisi normal.
Data tersebut kemudian dicocokkan dengan perkembangan situasi geopolitik global. Meski demikian, fenomena ini tetap bersifat spekulatif.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sempat menanggapi isu tersebut dalam wawancara dengan Fox News dan berseloroh bahwa ia pernah terpikir memesan pizza dalam jumlah besar secara acak untuk membingungkan publik.
Artinya, meski pola lonjakan pesanan kerap muncul sebelum peristiwa besar, Pentagon Pizza Index bukan indikator resmi kebijakan maupun operasi militer dan hanya sinyal tak langsung yang terus memancing rasa penasaran warganet setiap kali krisis terjadi.
Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang