AMPHURI Imbau Penyelenggara Umrah untuk Siapkan Mitigasi dan Skema Darurat

AMPHURI, umrah, AMPHURI Imbau Penyelenggara Umrah untuk Siapkan Mitigasi dan Skema Darurat

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) menyiapkan langkah mitigasi dan rencana kontinjensi menyusul dinamika geopolitik yang berdampak pada operasional penerbangan menuju Timur Tengah.

AMPHURI menekankan pentingnya kesiapan skema darurat apabila terjadi penundaan berkepanjangan atau perubahan operasional penerbangan yang memengaruhi jadwal perjalanan jamaah.

"Kalau sampai menunda (pelaksanaan umrah), tidak juga, tapi menyesuaikan dengan kondisi, tentu penerbangan mesti sudah berkoordinasi dengan negara Saudi dan keamanan perjalanannya," kata Sekjen AMPHURI Zaki Zakariya kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Senin (2/3/2026).

Ia melanjutkan, selama penerbangan masih menyanggupi untuk berangkat (membawa jamaah Umrah), maka tetap akan diberangkatkan, khususnya pesawat yang melayani penerbangan langsung.

"Kecuali pesawat yang memang sudah menunda keberangkatan, tentu ada penyesuaian program," kata Zaki.

PPIU juga diminta memperkuat koordinasi dengan maskapai penerbangan guna memperoleh informasi terkini sebelum keberangkatan jamaah ke bandara.

Kata Zaki, setiap perubahan jadwal, penundaan (delay), pengalihan rute, maupun pembatalan penerbangan harus segera disampaikan kepada jamaah.

Selain aspek teknis penerbangan, penyelenggara juga diminta memastikan layanan tetap berjalan selama masa tunggu.

Termasuk penyediaan akomodasi, konsumsi, transportasi lokal, serta pendampingan jamaah baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.

"Berkoordinasi secara aktif dengan KJRI Jeddah, KBRI Riyadh, serta otoritas terkait untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan jamaah Umrah," katanya.

AMPHURI juga menegaskan pentingnya sikap antisipatif dan responsif dari seluruh penyelenggara agar kualitas layanan umrah tetap terjaga, di tengah perubahan situasi operasional penerbangan internasional.

"Diharap jamaah Umrah yang akan berangkat atau yang sudah berada di Tanah Suci mohon bisa memaklumi sekiranya ada perubahan atau penundaan progam," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang