Terungkap! Influencer Dapat Umrah Gratis dari Hanania Group, Praz Teguh dan Paula Verhoeven Diperiksa Polisi

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo

 Penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyeret PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group, terus bergulir.

Kali ini, penyidik Polda Metro Jaya memeriksa komika Praz Teguh dan model sekaligus artis Paula Verhoeven untuk menelusuri keterkaitan promosi perjalanan umrah yang sempat dilakukan perusahaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan dalam kapasitas sebagai saksi. Polisi mendalami kerja sama promosi atau endorsement yang pernah dilakukan Hanania Travel dengan sejumlah figur publik.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan penyidik ingin menggali informasi terkait bentuk kerja sama yang pernah terjalin antara Hanania Travel dan para influencer yang ikut mempromosikan layanan perjalanan tersebut.

"Nah jadi seperti halnya saksi-saksi influencer yang berprofesi sebagai influencer kemarin, pada intinya pemeriksaan menyangkut pada peristiwa yang dialami yang ada hubungannya dengan Hanania Travel, yang ada hubungannya dengan proses endorse yang terjadi," ujarnya, Kamis, 11 Juni 2026.

Dari hasil pendalaman sementara, polisi menemukan adanya pemberian fasilitas dari Hanania Travel kepada sejumlah influencer sebagai bagian dari kerja sama promosi. Salah satu fasilitas yang diberikan berupa perjalanan ibadah umrah tanpa biaya yang kemudian diikuti dengan publikasi melalui akun media sosial masing-masing.

"Jadi kerja sama dalam bentuk Hanania Travel memberikan umrah kepada para influencer, kemudian para influencer menghadiri umrah itu secara gratis karena tadi fasilitas tadi ya, kemudian para influencer memberikan tanggapan momennya, meng-upload itu ke dalam sosial medianya sebagai exposure," kata dia.

Pemeriksaan terhadap Paula Verhoeven sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Jumat. Namun, yang bersangkutan meminta agar pemeriksaan dilakukan lebih awal dan permintaan tersebut disetujui penyidik.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional berinisial ASF terkait kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Group.

Penahanan dilakukan setelah ASF resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Kasus ini menjadi sorotan karena jumlah korban yang dilaporkan mencapai ratusan orang dengan total kerugian miliaran rupiah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan, hingga kini pihaknya telah menerima dua laporan polisi terkait dugaan penipuan perjalanan umrah tersebut.

Salah satu laporan dibuat oleh pelapor berinisial JSP. Dalam laporan itu, tercatat sekitar 128 orang menjadi korban dengan nilai kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp12,145 miliar.

“Untuk laporan dengan pelapor JSP, perkara sudah naik ke tahap penyidikan. Penyidik telah memeriksa 33 orang saksi dari para pelapor maupun korban yang terdata,” kata Budi, dikutip Sabtu, 30 Mei 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi, para korban diketahui telah melakukan pembayaran paket umrah kepada pihak Hanania Group.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, mereka tidak diberangkatkan sesuai jadwal yang telah dijanjikan. Penyidik kemudian menetapkan ASF sebagai tersangka pada 29 Mei 2026.

“ASF sebagai tersangka pada 29 Mei 2026. Selanjutnya, yang bersangkutan dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya,” kata dia.