Kasus Umrah Hanania Group Bikin Dirinya Kaget dan Sedih, Keanu AGL: Saya Berdoa Jemaah Bisa Dapat Haknya Lagi
Selebgram sekaligus konten kreator Keanu AGL mengaku syok dan sulit mempercayai kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyeret PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group bisa terjadi.
Padahal, menurut Keanu, saat menerima tawaran kerja sama dan berangkat umrah bersama Hanania sekitar dua tahun lalu, perusahaan tersebut memiliki legalitas yang jelas dan reputasi yang baik di mata publik.
Keanu mengaku ikut prihatin atas nasib para jemaah yang menjadi korban dalam kasus tersebut. Dia bahkan menyebut persoalan ini turut menjadi musibah baginya karena pernah ikut mempromosikan travel tersebut.
"Ini juga musibah buat aku juga, karena aku juga eh menerima tawaran ini. Aku udah periksa, dia memang secara perusahaan sudah legal, sudah terakreditasi di bawah pengawasan Kementerian Agama, dan sebelum aku berangkat juga dia sudah punya reputasi yang cukup baik, dan juga aku ditawarkan kerja sama mengenai perusahaan yang bergerak di bidang yang tidak melanggar hukum gitu. Dan juga di agama aku itu kan ibadah, jadi saat itu 2 tahun lalu aku enggak merasa tawaran ini aku mesti tolak gitu loh," kata Keanu dikutip Selasa, 9 Juni 2026.
Menurut dia, hingga beberapa waktu setelah dirinya menjalani ibadah umrah bersama Hanania, masih banyak jemaah yang memberikan respons positif terkait layanan travel tersebut.
"Dan 2 tahun setelah berjalan pun masih banyak jemaah yang kasih testimoni baik tentang keberangkatannya, masih bilang makasih udah direkomendasikan, dan ini benar-benar mengejutkan, mengecewakan, memprihatinkan buat saya. Dan saya benar-benar, benar-benar prihatin ya sama jemaah. Saya berdoa banget dengan sangat biar jemaah bisa dapetin haknya lagi, bisa umrah, dapat keadilan, dapat keadilan, ya," ujarnya.
Keanu juga mengungkapkan sejumlah temannya yang ikut dalam perjalanan umrah bersama Hanania kemungkinan akan dimintai keterangan oleh penyidik.
"Teman-teman aku sih, yang beredar di sosial media," kata dia.
Keanu juga mengaku cukup terkejut karena sebelum kasus ini mencuat, dirinya masih melihat antusiasme ribuan jemaah terhadap Hanania dalam sejumlah kegiatan reuni yang digelar travel tersebut.
"Kaget, kaget, kaget, aku sedih, aku syok. Karena kan setelah aku berangkat itu, kan ada selang 2 tahun. Aku tuh suka diundang ke ini, dia ada reuni akbar. Jadi orang yang berangkat sama dia tuh dia ada reuni, untuk menjaga silaturahmi. Nah, aku datang itu tuh yang datang 4.000, 3.000 orang, masih mencintai Hanania, masih percaya sama Hanania. Jadi aku juga lumayan eh syok ya, lumayan sulit dipercaya," tutur dia.
Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum Keanu, Charles P. Situmorang, menegaskan kliennya tidak memiliki hubungan hukum dengan perusahaan yang berada di bawah Hanania Group.
Menurut dia, Keanu bukan bagian dari pengurus maupun pemilik perusahaan tersebut.
"Mas Keanu ini tidak terlibat atau masuk dalam kepengurusan PT atau perusahaan yang dibawahi Hanania Group. Tidak sebagai direksi, tidak sebagai pemegang saham, tidak sebagai komisaris, juga tidak sebagai investor. Sehingga secara badan hukum tidak ada hubungannya dengan Mas Keanu. Jadi Mas Keanu pure hanya sebagai tamu di acara umrah, paket umrah yang diadakan oleh Hanania. Sebagai tamu diundang, dan timbal baliknya adalah umrah gratis," kata Charles.
Untuk diketahui, penyidik Polda Metro Jaya terus mendalami dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyeret PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memeriksa sejumlah influencer yang diduga pernah bekerja sama dengan biro perjalanan tersebut.
Pada Senin, 8 Juni 2026, selebgram Keanu Angelo alias Muhamad Miftahuda memenuhi panggilan penyidik dan menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Pemeriksaan berlangsung cukup lama, yakni sejak pagi hingga sore hari.
"Benar, pada Senin, 8 Juni 2026, penyidik telah memeriksa Keanu Angelo alias Muhamad Miftahuda (KA/MM) sebagai saksi terkait perkara umroh PT Khazanah Tamma International/Hanania Group. Pemeriksaan berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan pendampingan kuasa hukum," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Senin, 8 Juni 2026.
Pemeriksaan terhadap Keanu menjadi bagian dari upaya penyidik menelusuri pola kerja sama promosi yang dilakukan Hanania Group dengan sejumlah figur publik. Penyidik diketahui mendalami berbagai aspek, mulai dari bentuk kontrak kerja sama hingga fasilitas dan pembayaran yang diterima para influencer.
"Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan 28 pertanyaan yang pada pokoknya mendalami kerja sama endorse, kontrak, fasilitas, pembayaran, serta legalitas travel tersebut," kata dia.