Top 28+ Februari Diperingati Hari Apa? Ini Tiga Momen Penting di Dunia

Hari Penyakit Langka, Hari Sains Nasional, Hari Kesadaran Cedera Regangan Berulang Internasional, 28 Februari Diperingati Hari Apa? Ini Tiga Momen Penting di Dunia

28 Februari diperingati hari apa? Tanggal ini memiliki beberapa momen penting yang diperingati di berbagai belahan dunia.

Ada sejumlah hari internasional yang jatuh pada tanggal ini dengan fokus pada isu kesehatan hingga sains.

Salah satu peringatan 28 Februari adalah Hari Penyakit Langka (Rare Disease Day) yang dirayakan setiap hari terakhir bulan Februari.

Selain itu, ada pula Hari Sains Nasional di India serta Hari Kesadaran Cedera Regangan Berulang Internasional.

3 Peringatan Setiap 28 Februari

Berikut ulasan mengenai tiga peringatan yang dirayakan setiap 28 Februari:

1. Hari Penyakit Langka

Tanggal 28 Februari diperingati sebagai Rare Disease Day atau Hari Penyakit Langka.

Peringatan ini dirayakan setiap hari terakhir pada bulan Februari. Karena Februari memiliki 28 hari pada tahun biasa dan 29 hari pada tahun kabisat, maka peringatannya bisa jatuh pada 28 atau 29 Februari.

Hari Penyakit Langka diinisiasi oleh European Organisation for Rare Diseases dan pertama kali dirayakan pada 29 Februari 2008.

Tujuan utama peringatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit langka, sekaligus mendorong akses terhadap pengobatan dan perwakilan medis bagi individu dengan penyakit langka serta keluarganya.

Pasalnya, pengobatan untuk banyak penyakit langka dinilai masih kurang memadai. Dukungan sosial bagi pasien dan keluarga juga kerap terbatas.

Hari Penyakit Langka biasanya dirayakan dengan berbagai kegiatan, seperti penggalangan dana, kampanye publik, menulis surat secara massal kepada pemerintah setempat, hingga menggelar acara dan pertemuan edukatif.

2. Hari Sains Nasional

Selain itu, 28 Februari juga diperingati sebagai National Science Day atau Hari Sains Nasional, khususnya di India.

Hari ini menjadi perayaan istimewa bagi masyarakat India karena memperingati penemuan ilmiah penting oleh fisikawan India, C. V. Raman.

Penemuan tersebut menandai tonggak penting dalam dunia sains dan menunjukkan bagaimana inovasi ilmiah dapat meningkatkan kualitas hidup serta mendorong pembangunan masyarakat.

Dalam perayaannya, berbagai pusat dan lembaga ilmiah di India mengadakan debat, kompetisi ilmiah, kuliah umum, acara televisi, hingga pidato publik untuk menumbuhkan minat terhadap sains, terutama di kalangan generasi muda.

3. Hari Kesadaran Cedera Regangan Berulang Internasional

Tanggal 28 Februari juga diperingati sebagai International Repetitive Strain Injury Awareness Day atau Hari Kesadaran Cedera Regangan Berulang Internasional.

Peringatan ini diinisiasi oleh Catherine Fenech, sosok yang memperjuangkan keselamatan kerja yang lebih baik di Kanada. Hari ini pertama kali dirayakan pada tahun 2000.

Tujuannya adalah mengedukasi masyarakat tentang cedera regangan berulang, yaitu jenis cedera yang terjadi ketika suatu organ atau bagian tubuh terluka akibat gerakan konstan dan penggunaan berlebihan.

Cedera ini umum dialami atlet, tetapi juga banyak ditemukan pada pekerja kantoran maupun masyarakat umum, terutama yang melakukan aktivitas berulang dalam waktu lama.

Para profesional perawatan kesehatan dan pengasuh biasanya memanfaatkan momen ini untuk membantu pasien mencegah dan memulihkan cedera tersebut. Dengan perawatan dan perhatian yang tepat, cedera regangan berulang dapat dipulihkan bahkan dicegah sepenuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang