Top 29+ Desember Diperingati Hari Apa? Ini Daftar Peringatan Pentingnya

29 Desember diperingati hari apa? Pertanyaan itu mungkin pernah terlintas di benak masyarakat.
Pasalnya, setiap tanggal memiliki peringatan penting yang mengandung makna bagi sebagian orang.
Termasuk pada 29 Desember, ada beberapa peringatan penting yang diperingati oleh masyarakat berbagai negara di dunia, mulai dari bidang seni musik hingga peristiwa sejarah kenegaraan.
Berikut rangkuman peringatan yang jatuh setiap 29 Desember beserta latar belakang singkatnya.
Peringatan yang Jatuh pada 29 Desember
Setidaknya, ada tiga momen penting yang diperingati setiap 29 Desember, berikut daftarnya:
1. Hari Cello Internasional
Setiap 29 Desember, dunia musik memperingati Hari Cello Internasional. Cello merupakan alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara digesek, sekilas mirip dengan biola, namun memiliki ukuran yang jauh lebih besar dan menghasilkan nada yang lebih dalam.
Peringatan ini merujuk pada sosok Pablo Casals, salah satu musisi dan komposer ternama yang dikenal luas atas kontribusinya dalam perkembangan musik dawai.
Dilansir dari situs National Today, Hari Cello Internasional diadakan untuk mengenang jasa Casals yang memiliki keahlian luar biasa dalam memainkan berbagai instrumen gesek, khususnya cello.
Bagi para pemain cello atau cellist, momen ini menjadi ajang untuk mengenang Casals sebagai figur berpengaruh dalam mempopulerkan dan mengembangkan teknik permainan cello.
Secara historis, cello diperkirakan telah dikenal sejak abad ke-16 dengan nama violoncello, istilah dari bahasa Italia yang berarti “biola kecil”.
Perkembangan instrumen ini semakin pesat pada abad ke-18, ketika banyak komposer dan musisi ternama mulai menggunakannya dalam berbagai karya musik klasik. Hingga kini, cello tetap eksis dan digunakan secara luas, termasuk dalam musik modern dan kontemporer.
2. Hari Kemerdekaan Mongolia
Selain peringatan di bidang seni, 29 Desember juga menjadi tanggal bersejarah bagi bangsa Mongolia. Pada hari tersebut, Mongolia memperingati Hari Kemerdekaan dari kekuasaan Dinasti Qing Tiongkok.
Menurut catatan National Today, upaya kemerdekaan Mongolia didorong oleh keinginan untuk mempertahankan identitas dan budaya nasional yang perlahan tergerus oleh pengaruh budaya Tiongkok. Momentum ini menguat setelah terjadinya Revolusi Xinhai pada Mei 1911 yang menggulingkan Dinasti Qing dan melahirkan Republik Tiongkok.
Situasi politik tersebut dimanfaatkan oleh bangsa Mongol untuk memisahkan diri. Tepat pada 29 Desember 1911, Mongolia secara resmi menyatakan kemerdekaannya. Negara tersebut awalnya dipimpin oleh pemimpin spiritual umat Buddha Tibet sebagai kepala negara.
Namun, perjalanan kemerdekaan Mongolia tidak berjalan mulus. Tiongkok sempat kembali menguasai wilayah tersebut dan menduduki ibu kota secara paksa.
Baru pada tahun 1921, melalui sebuah revolusi yang didukung pasukan Soviet, Mongolia kembali memperoleh kemerdekaannya. Selanjutnya, pada 1924, Mongolia membentuk pemerintahan baru yang berdaulat.
3. Hari Konstitusi Irlandia
Peringatan lain yang jatuh pada 29 Desember adalah Hari Konstitusi Irlandia. Pada tanggal ini, Irlandia mengenang perjalanan konstitusional negaranya setelah merdeka.
Usai memperoleh kemerdekaan, Irlandia sempat menggunakan Konstitusi Negara Bebas Irlandia sebagai dasar hukum. Namun, dokumen tersebut kemudian digantikan oleh Konstitusi Irlandia tahun 1937, yang hingga kini masih menjadi landasan utama sistem ketatanegaraan Irlandia.
Konstitusi baru ini membawa sejumlah perubahan penting, termasuk pencabutan beberapa aturan lama. Salah satu ketentuan penting di dalamnya adalah pengakuan terhadap bahasa Irlandia dan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara.
Selain itu, Konstitusi Irlandia juga menegaskan prinsip kesetaraan, termasuk pemberian hak pilih bagi perempuan serta pengakuan hak kewarganegaraan yang setara dengan laki-laki. Tak hanya itu, konstitusi tersebut menjamin kebebasan beragama bagi seluruh warga negara.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang