MBG TV Itu Apa? Kenali Tujuan dan Pihak yang Menginisiasinya
— MBG TV belakangan menjadi perbincangan publik setelah ramai dikaitkan dengan program Badan Gizi Nasional (BGN).
Kehadiran kanal siaran tersebut memicu berbagai pertanyaan mengenai status dan keterlibatannya dengan lembaga pemerintah.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, MBG TV lahir dari inisiatif masyarakat. Namun, kanal ini tidak ada kaitannya dengan struktur formal BGN.
"Inisiatif masyarakat umum. Sejauh ini tidak ada kaitan dengan struktur formal BGN," ujar Dadan kepada Kompas.com, Kamis (26/2/2026).
MBG TV Itu Apa dan Apa Tujuannya?
MBG TV merupakan kanal informasi yang menjembatani penyampaian informasi antara pemerintah dan masyarakat.
Saluran tersebut juga ditujukan untuk memperluas literasi publik mengenai gizi yang berkualitas sebagai fondasi menuju Generasi Emas Indonesia.
Berdasarkan penelurusan Kompas.com, informasi mengenai MBG TV pertama kali dipublikasikan melalui portal Jupnas Gizi News pada Jumat (20/2/2026).
Siapa yang Meluncurkan MBG TV?
Jupnas memperkenalkan MBG TV saat Ketua Forum Jupnas Gizi Indonesia, Rival Achmad Labbaika, melakukan audiensi dengan Wakil Kepala BGN, Letjen TNI (HOR) Lodewyk Pusung.
Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Rabu (19/2/2026).
Pihak Jupnas menyebut MBG TV telah bekerja sama dengan sejumlah jaringan televisi terestrial.
Di Mana Saja Wilayah Siaran MBG TV?
Saat ini, siarannya diklaim telah menjangkau 13 provinsi dan 98 kabupaten/kota di Indonesia.
Wilayah cakupan siaran meliputi DKI Jakarta dan sekitarnya, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, serta beberapa daerah di Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.
Tayangan MBG TV juga dapat diakses melalui layanan live streaming di laman resmi Jupnas.
Meski MBG TV tidak ada kaitannya dengan struktur formal BGN, Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung tetap menyampaikan apresiasi atas munculnya saluran informasi ini.
Ia mengaku bangga dengan kehadiran Jupnas karena edukasi publik merupakan faktor kunci di balik keberhasilan program MBG.
"Masyarakat perlu memahami bahwa gizi berkualitas adalah fondasi utama untuk membangun sumber daya manusia menuju Generasi Emas Indonesia," ujarnya dikutip dari Tribunnews, Kamis (26/2/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang