Mengenal Rob Jetten, PM Belanda Termuda Sekaligus yang Pertama Mengaku Gay

PM Termuda Belanda, Rob Jetten
PM Termuda Belanda, Rob Jetten

 Rob Jetten resmi menjadi perdana menteri Belanda usai dilantik oleh Raja Willem-Alexander dalam upacara di kediaman Kerajaan Huis ten Bosch di Den Haag pada Senin 23 Februari 2026. Usianya yang baru 38 tahun ini menjadikannya perdana menteri termuda sepanjang sejarah Belanda.

Tak hanya itu saja, Rob Jetten juga menjadi pejabat publik Belanda pertama yang secara terbuka mengakui sebagai Gay.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas siapakah sosok Rob Jetten? Melansir laman attitude.co.uk, Rabu 25 Februari 2026, Rob Jatten diketahui merupakan politikus dari partai Democrats 66. Dalam pemilihan tahun ini dirinya berhasil membawa partainya meraih kemenangan besar dalam pemilu Belanda. Dia juga berhasil melampaui tokoh sayap kanan Geert Wilders dan kini berada di posisi terdepan untuk menjadi perdana menteri.

Jetten sendiri sudah terpilih menjadi anggota parlemen Belanda pada 2010 saat usianya baru 23 tahun dan menjadikannya salah satu anggota parlemen termuda dalam sejarah negeri itu. Pada 2023, ia juga dipercaya menjadi pemimpin partai termuda.

Kehidupan pribadi Rob Jetten

Jetten diketahui secara terbuka mengakui bahwa dirinya adalah gay. Dia saat ini diketahui bertunangan dengan atlet hoki lapangan asal Argentina berusia 28 tahun yang sudah dua kali tampil di Olimpiade Bernama Nicolás Keenan. Keenan juga cukup aktif di media sosial dan kerap membagikan momen kebersamaan mereka, yang oleh para penggemar disebut punya nuansa “Red, White & Royal Blue”.

Jetten dan Keenan mengumumkan pertunangan mereka secara terbuka lewat Instagram saat Olimpiade Paris 2024. Dalam keterangannya, mereka menulis, “Soon we will be Mr & Mr.”

Kabarnya, pasangan ini tengah merencanakan pernikahan pada musim panas 2026. Perlu diketahui, Belanda adalah negara pertama di dunia yang melegalkan pernikahan sesama jenis, tepat 25 tahun lalu.

Sebelumnya, pada 2021, momen “bromance” Jetten dengan seorang politisi Belanda lainnya sempat viral di TikTok dan membuat kehidupan pribadinya, termasuk orientasi seksualnya, jadi sorotan luas.

Pendidikan, kebijakan, dan kampanye

Jetten lahir pada 1 Maret 1987 di Veghel, Noord-Brabant, Belanda. Ia menempuh studi administrasi publik di Radboud University Nijmegen dan meraih gelar magister di bidang administrasi publik dan ilmu politik.

Sepanjang kampanye parlemen, Jetten aktif mengangkat isu-isu seperti hak LGBTQ+, perumahan terjangkau, reformasi suaka, dan persatuan nasional.

Ia berjanji membangun sepuluh kota baru serta meningkatkan pembangunan rumah hingga 100.000 unit per tahun. Selain itu, ia juga berencana memproses pengajuan suaka di luar Uni Eropa, memperkuat program integrasi, dan memangkas birokrasi yang berbelit.

Menurutnya, kebijakan pemerintah harus memastikan bahwa orang-orang yang benar-benar melarikan diri dari perang dan kekerasan diterima dengan layak, belajar bahasa setempat, dan bisa berpartisipasi dalam masyarakat. Sementara itu, pihak-pihak yang menyalahgunakan sistem akan dikeluarkan dan dideportasi.

Dalam kampanyenya, Jetten juga menyoroti bahwa D66 telah menandatangani Rainbow Agreement bersama organisasi advokasi LGBTQ+ COC Netherlands untuk memperkuat perlindungan hak komunitas queer.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Jetten berencana mengajukan kembali rancangan undang-undang transgender yang sebelumnya sempat ditarik. Jika disahkan, aturan ini akan mempermudah individu transgender mengubah jenis kelamin mereka secara legal di akta kelahiran.

Pada malam pemilu, Keenan mengunggah video TikTok bertuliskan, “Election night, let’s go.” Dalam video itu, keduanya tampil serasi mengenakan setelan biru tua yang senada, dan ditutup dengan ciuman hangat.

Jetten juga mengunggah pesan di Instagram untuk berterima kasih kepada pasangannya yang telah memberikannya dukungan selama ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dear Nico, terima kasih atas dukungan tanpa syaratmu… Aku tidak bisa melakukan ini tanpamu,” tulis dia.