Cara Menurunkan Desil agar Bisa Dapat Bansos, secara Online dan Offline

Dalam menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako, Kemensos menggunakan desil sebagai salah satu acuan untuk menentukan kriteria penerima bantuan sosial (bansos).
Diketahui, desil adalah peringkat kesejahteraan keluarga di Indonesia.
Desil terdiri dari urutan 1 hingga 10, dengan Desil 1 yaitu golongan paling miskin dan Desil 10 kelompok paling sejahtera.
Dalam penyaluran bansos, hanya masyarakat yang masuk Desil 1 hingga Desil 4 saja yang berhak menerima bansos PKH dan sembako.
Sementara kelompok yang berada di Desil 5 ke atas tidak bisa mendapatkan bansos PKH dan Sembako.
Namun pada realitanya, banyak masyarakat yang merasa tidak berada dalam desil yang tepat. Sebagai contoh, mereka masuk ke Desil 6, padahal sebenarnya termasuk masyarakat miskin.
Karena inilah, Kemensos membuka saluran bagi masyarakat yang ingin memperbarui desil jika dirasa tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Cara memperbarui desil
Ada tiga cara menurunkan desil agar masyarakat bisa menjadi penerima bansos PKH dan Sembako, yaitu:
- Mendatangi operator SIKS-NG di desa/kelurahan dan mengajukan usulan pembaruan
- Mendatangi operator SIKS NG di dinas sosial kabupaten/kota;
- Melalui usulan pembaruan pada Aplikasi Cek Bansos.
Dikutip dari akun Instagram Dinas Sosial Grobogan, berikut cara menurunkan desil 2026:
1. Pengusulan melalui aplikasi Cek Bansos
- Unduh/download aplikasi Cek Bansos Kemensos di PlayStore (Android) atau AppStore (iPhone)
- Buat akun aplikasi Cek Bansos
- Ajukan pengusulan pembaharuan desil melaui aplikasi Cek Bansos
- Proses verifikasi lapangan oleh Pendamping Sosial Kemensos
- Setelah itu, akan ada validasi data secara bertahap yang akan diproses oleh Kemensos
- Selanjutnya akan diproses oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk Pemeringkatan Desil
2. Pengusulan lewat kelurahan/desa
- Masyarakat bisa langsung datang ke kantor desa/kelurahan setempat dengan membawa fotokopi KK dan KTP
- Lakukan konsultasi dan pengajuan usulan pembaruan dengan petugas pengisi data desa/kelurahan
- Pengisi data desa/kelurahan akan membantu melakukan proses usulan melalui sistem SIKS-NG Kemensos
- Setelah itu akan ada verifikasi usulan secara bertahap yang akan diproses oleh Dinas Sosial dan Kemensos.
- Selanjutnya akan diproses oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pemeringkatan Desil.
- Pengisi data desa/kelurahan hanya membantu untuk melakukan pengusulan Pembaruan melalui sistem SIKS-NG Kemensos jika data sesuai.
Pembaruan desil sendiri akan membuat desil naik, turun, atau tetap.
Kategori desil ditentukan oleh kondisi sosial ekonomi terbaru serta hasil verifikasi data. Sehingga masyarakat diminta memberikan jawaban yang jujur dan sesuai kondisi sebenarnya.
Cara cek desil
Berikut pembagian desil selengkapnya:
- Desil 1: Sangat Miskin
- Desil 2: Miskin
- Desil 3: Hampir Miskin
- Desil 4: Rentan Miskin
- Desil 5: Pas-pasan
- Desil 6–10: Menengah ke atas
Penghitungan desil akan dihitung ulang secara berkala oleh BPS per tiga bulan sekali.
Data desil merupakan hasil penggabungan tiga sumber data penanganan kemiskinan, yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Untuk mengetahui masuk desil berapa, masyarakat dapat melakukan pengecekan mandiri secara mudah dengan cara ini
- Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan 16 digit NIK sesuai dengan KTP
- Input huruf kode CAPTCHA yang tertera dalam website
- Jika kode kurang jelas bisa klik icon refresh
- Klik tombol CARI DATA untuk melihat hasil
- Nantinya, situs Cek Bansos akan menampilkan nama penerima dan desil.