2 Cara Membayar Utang Puasa Ramadhan, Bisa Qadha atau Fidyah

puasa Ramadhan, puasa qadha, Utang puasa Ramadhan, 2 Cara Membayar Utang Puasa Ramadhan, Bisa Qadha atau Fidyah

Seorang muslim yang berhalangan menyempurnakan puasa Ramadhan selama satu bulan penuh, wajib mengganti utang puasanya.

Beberapa orang diperbolehkan untuk tidak berpuasa karena beberapa kondisi tertentu sesuai syariat, misalnya sedang sakit, seorang musafir, atau wanita yang sedang haid/nifas.

Ada dua cara untuk membayar utang puasa Ramadhan, yakni dengan puasa qadha dan fidyah. Masing-masing ditunaikan tergantung alasan seseorang tidak berpuasa.

Utang puasa Ramadhan sebaiknya diganti sebelum datang Ramadhan tahun berikutnya. Boleh dilakukan kapanpun kecuali pada hari tasyrik dan hari lain yang diharamkan untuk berpuasa.

Berikut penjelasan singkat tentang puasa qadha dan fidyah untuk mengganti utang puasa Ramadhan:

Puasa qadha

Puasa qadha adalah puasa pengganti yang wajib dilakukan seorang muslim yang mempunyai utang puasa di bulan Ramadhan.

Pelaksanaan puasa qadha dibebankan bagi muslim yang sanggup berpuasa, namun karena kondisi tertentu, membuatnya berhalangan untuk berpuasa Ramadhan, misalnya sakit, perjalanan jauh, atau kondisi lainnya.

Secara umum, puasa qadha sama seperti pelaksanaan puasa pada umumnya. Anda disunahkan untuk makan sahur kemudian diwajibkan untuk menjauhi hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Disunnahkan memperbanyak amalan-amalan seperti membaca Al-Quran dan berzikir. Kemudian, begitu masuk waktu berbuka, menyegerakan berbuka puasa.

Berikut bacaan niat membayar utang puasa Ramadhan bagi muslim yang berhalangan menyempurnakan puasa Ramadhannya:

Nawaitu shauma ghodin 'an qadha'i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta'ala

Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah swt.

Puasa qadha ramadhan dapat dilakukan secara beruntun ataupun di hari terpisah dan tidak boleh dibatalkan kecuali terdapat udzur yang dibenarkan secara syariat.

Jika tidak membayar hutang puasa hingga tiba Ramadhan berikutnya, menurut sebagian besar ulama, Sahabat tetap wajib menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Tetapi, harus segera membayar hutang puasa tersebut setelah bulan Ramadhan berikutnya selesai.

Fidyah puasa

puasa Ramadhan, puasa qadha, Utang puasa Ramadhan, 2 Cara Membayar Utang Puasa Ramadhan, Bisa Qadha atau Fidyah

Kapan waktu membayar fidyah?. Bagi umat Muslim yang memiliki halangan tertentu sehingga tidak dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Islam memberikan keringanan berupa pembayaran fidyah.

Fidyah puasa adalah denda pengganti utang puasa karena ia sama sekali tidak mampu menjalankan puasa Ramadhan karena penyakit menahun, penyakit tua, atau kondisi lain yang membuatnya tidak sanggup berpuasa Ramadhan maupun puasa qadha.

Dilansir dari laman Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), berikut kriteria orang yang boleh membayar fidyah sebagai pengganti utang puasa:

  1. Orang tua renta yang tidak memungkinkannya untuk berpuasa;
  2. Orang sakit parah yang kecil kemungkinannya untuk sembuh; atau
  3. Ibu hamil atau menyusui yang jika berpuasa khawatir dengan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter).

Mereka diperbolehkan tidak berpuasa serta tidak wajib mengganti puasanya dengan puasa

qadha di lain waktu.

Namun sebagai gantinya, wajib membayar fidyah sebagai pengganti utang puasanya dengan memberi makan seorang miskin.

Adapun ketentuan pembayaran fidyah adalah sebagai berikut:

  • Membayar sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan untuk satu orang
  • Fidyah berupa makanan pokok 1,5 kilogram. Sebagian ulama membolehkan fidyah dalam bentuk uang dengan takaran 1,5 kilogram makanan pokok per hari dikonversi menjadi rupiah
  • Fidyah boleh dibayarkan kepada 30 orang fakir miskin atau beberapa orang saja, misalnya 2 orang, berarti masing-masing dapat 15 takar.
  • Waktu pembayaran fidyah puasa bisa dilakukan hingga sebelum bertemu bulan Ramadhan di tahun berikutnya
  • Pembayaran bisa dilakukan sendiri, atau diwakili oleh orang lain dan melalui lembaga terpercaya.

Seseorang yang tidak mampu lagi berpuasa Ramadhan wajib membayar fidyah untuk 29 atau 30 hari, tergantung jumlah hari puasa Ramadhan tahun itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang