Jelang Libur Sekolah, Menpar Tinjau Candi Prambanan dan Stasiun Tugu Yogyakarta

Candi Prambanan, Jelang Libur Sekolah, Menpar Tinjau Candi Prambanan dan Stasiun Tugu Yogyakarta

Jelang libur sekolah, Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana meninjau kesiapan fasilitas pelayanan publik di Candi Prambanan dan Stasiun Tugu Yogyakarta.

"Saya melihat langsung kondisi di dua titik ini. Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari sektor transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, hingga layanan pendukung lainnya, agar masyarakat mendapatkan pengalaman berwisata yang optimal,” kata Menpar, dikutip dari siaran resmi, Senin (1/6/2026).

Di Candi Prambanan, Menpar meninjau sejumlah titik layana utama, seperti loket wisatawan nusantara (wisnus) dan loket wisatawan mancanegara (wisman), untuk memastikan proses pembelian tiket berlangsung cepat, tertib, dan efisien.

Berdasarkan keterangan resmi, suasana di kawasan Candi Prambanan terpantau kondusif dan ramai dikunjungi wisatawan. 

Kondisi ini dinilai menjadi sinyal positif bagi pergerakan wisatawan menjelang musim liburan sekolah.

Tidak hanya itu, Menpar juga meninjau titik penjemputan buggy yang disediakan untuk memudahkan mobilitas pengunjung di kawasan candi. 

Serta, mengunjungi Museum Candi Prambanan dan Lapangan Brahma yang akan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan rangkaian Wonderful Indonesia Gourmet (WIG) 2026.

Sementara itu, saat berkunjung ke Stasiun Tugu, suasana di sana dilaporkan ramai oleh wisatawan dan pengguna jasa kereta api.

Candi Prambanan, Jelang Libur Sekolah, Menpar Tinjau Candi Prambanan dan Stasiun Tugu Yogyakarta

Potrait Candi Prambanan, salah satu spot wisata untuk liburan sekolah.

Di lokasi ini, Menpar meninjau berbagai fasilitas layanan, termasuk sistem face recognition di pintu masuk stasiun yang berfungsi mempercepat proses boarding penumpang.

Selain itu, Menpar juga mengecek berbagai fasilitas pelayanan publik, seperti stasiun pengisian ulang air minum gratis, layanan penitipan barang, layanan penanganan barang hilang (lost and found), area bermain anak (playground), klinik kesehatan, hingga ruang laktasi.

"Kami mengapresiasi kesiapan PT Taman Wisata Candi (TWC) dan PT KAI Daop 6 yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” kata Widiyanti.

Dalam menyambut libur sekolah, Kementerian Pariwisata juga mendorong masyarakat untuk menikmati perjalanan wisata di dalam negeri melalui kampanye “Liburan Cara Baru”. 

Kampanye ini menawarkan berbagai pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga masa kini.

Mulai dari short escape, wisata edukasi anak, perjalanan darat antarkota, eksplorasi desa wisata, hingga pengalaman budaya dan kuliner lokal.

Untuk memudahkan perencanaan perjalanan, Kementerian Pariwisata menghadirkan MaIA, platform digital berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.travel.

Candi Prambanan, Jelang Libur Sekolah, Menpar Tinjau Candi Prambanan dan Stasiun Tugu Yogyakarta

Potrait wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Candi Prambanan.

Platform ini, katanya, membantu masyarakat menemukan inspirasi destinasi, rekomendasi agenda perjalanan, serta berbagai ide wisata yang sesuai dengan minat dan kebutuhan keluarga.

"Kementerian Pariwisata juga terus memperkenalkan berbagai destinasi unggulan Indonesia sebagai pilihan liburan keluarga, mulai dari Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, hingga beragam destinasi menarik lainnya di berbagai daerah," dikutip dari siaran resmi.

Lebih lanjut, melalui kampanye “Liburan Cara Baru”, Kementerian Pariwisata mengajak masyarakat menjadikan perjalanan sebagai sarana untuk menciptakan pengalaman baru, mempererat kebersamaan keluarga.

Sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan keindahan alam Indonesia.

Dari perjalanan singkat hingga eksplorasi destinasi yang dekat dan familiar, setiap perjalanan dapat menjadi bagian dari cerita liburan sekolah yang berkesan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang