Apa Itu Kode ‘Botol Kosong’? Istilah yang Muncul Usai Penemuan Jasad Yazid di Bukit Mongkrang

Upaya pencarian panjang terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki asal Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang hilang di Bukit Mongkrang sejak Januari lalu, akhirnya membuahkan titik terang.
Yazid ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (10/2/2026) pagi. Penemuan ini mengakhiri teka-teki keberadaan pemuda tersebut setelah dilaporkan hilang selama 23 hari sejak Minggu (18/1/2026).
Arti Kode "Botol Kosong" di Media Sosial
Seiring dengan kabar duka tersebut, muncul istilah "botol kosong" yang ramai diperbincangkan netizen di kolom komentar media sosial. Istilah ini rupanya merupakan sandi khusus yang kerap digunakan oleh para relawan Search and Rescue (SAR).
Aditya, salah satu anggota tim SAR gabungan, menjelaskan bahwa kode tersebut memiliki makna spesifik dalam dunia evakuasi.
"Itu kode saja penyebutannya. Kode tersebut digunakan untuk mengistilahkan penemuan pendaki dengan kondisi sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia," ungkap Aditya melalui pesan singkat, Selasa (10/2/2026).
Penemuan Jasad di Aliran Sungai Bukit Mitis
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengonfirmasi bahwa jasad Yazid ditemukan di aliran sungai kawasan Bukit Mitis, yang masih berada dalam gugusan wilayah Bukit Mongkrang.
Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh tim relawan mandiri, termasuk anggota komunitas Wanadri Bandung yang turut memberikan laporan.
"Tadi kita temukan bersama relawan di sungai wilayah Mitis. Kita temukan sekira pukul 08.00 WIB, kemudian langsung dievakuasi ke bawah," ujar Hendro.
Meski telah hilang selama lebih dari tiga pekan, Hendro menyebut kondisi jasad korban ditemukan dalam keadaan utuh.
"Betul, Yazid. Alhamdulillah jasadnya masih utuh. Informasinya ada sepatu dan kaos kaki yang mungkin terbawa arus," tambahnya.
Kronologi Hilangnya Yazid Ahmad Firdaus
Ayah Yazid Sapto Mulyono saat memeluk seorang relawan tim SAR Gabungan di Bukit Mongkrang, Karanganyar, Sabtu (31/1/2026).
Insiden tragis ini bermula pada Minggu (18/1/2026). Berikut adalah linimasa kejadian yang menimpa Yazid:- Pukul 06.30 WIB: Yazid mendaki Bukit Mongkrang bersama rombongan teman-temannya.
- Pukul 08.00 WIB: Rombongan mencapai puncak dan memutuskan untuk segera turun.
- Pos 3: Yazid mulai tertinggal di barisan paling belakang dan terpisah dari rekan-rekannya.Basecamp: Teman-teman korban tiba di pos bawah, namun Yazid tidak kunjung muncul, hingga akhirnya dilaporkan hilang.
Operasi SAR besar-besaran sempat melibatkan 300 personel dan anjing pelacak. Namun, setelah menyisir radius 200 meter, jurang, hingga sumber air, pencarian resmi dihentikan pada Sabtu (31/1/2026) karena nihilnya petunjuk.
Sayembara Rp 100 Juta dan Jalur Spiritual
Selama masa pencarian, berbagai upaya dilakukan. Pihak keluarga sempat mendatangkan lima orang ahli spiritual pada hari kelima pencarian untuk melakukan ritual di lokasi kejadian.
Bahkan, relawan senior Lahar Bara sempat membuka sayembara berhadiah Rp 100 juta bagi siapa saja, termasuk indigo atau peramal, yang bisa menunjukkan lokasi pasti Yazid secara akurat.
Namun, hingga sehari sebelum ditemukan, Lahar mengaku belum ada pihak yang berhasil memenangkan sayembara tersebut.
Duka Keluarga, Sang Ibu Masih Umrah
Kabar penemuan ini datang saat ibunda Yazid, Rustiningsih, sedang berada di Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umrah. Rustiningsih berangkat pada 3 Februari lalu, salah satunya dengan niat bernazar dan mendoakan agar putranya segera ditemukan.
"Iya betul, ibu lagi umroh," kata kakak perempuan korban, Asytari Fauziah.
Jenazah Yazid akan dimakamkan di Pemakaman Gawanan, Kecamatan Colomadu, pada Selasa (10/2/2026) pukul 19.30 WIB, setelah sebelumnya dibawa ke RSUD Karanganyar.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Penemuan Jasad Pendaki Mongkrang Munculkan Istilah Botol Kosong, Ini Artinya
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang