Deretan Hujatan Warganet Usai Aksi Gimik, Prilly Latuconsina Dianggap Tak Peka di Tengah Sulitnya Cari Kerja

Prilly Latuconsina
Prilly Latuconsina

 Langkah Prilly Latuconsina mengaktifkan status “Open to Work” di LinkedIn yang awalnya disebut sebagai bentuk eksplorasi diri kini berujung pada gelombang kritik. Sorotan terhadap aktris sekaligus pengusaha itu semakin menguat setelah ia terlihat terlibat dalam sebuah acara promosi pasta gigi dan tampil seolah bekerja sebagai sales di sebuah mal di daerah Bekasi.

Dalam unggahannya di Instagram Story, Prilly tampak menjalani aktivitas promosi layaknya tenaga penjual di lapangan. Alih-alih mendapat apresiasi atas upayanya mencoba dunia kerja non-hiburan, aksi tersebut justru memperkuat anggapan sebagian warganet bahwa langkah Prilly tak lebih dari strategi pencitraan. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Sejumlah komentar bernada keras bermunculan di media sosial. Banyak warganet menilai aksi Prilly tidak sensitif terhadap kondisi sosial saat ini, di mana masyarakat tengah menghadapi sulitnya mencari pekerjaan akibat gelombang pemutusan hubungan kerja dan tingginya angka pengangguran.

“Menurut pendapatku, Prilly gimiknya nggak peka sosial,” kata netizen.

Nada serupa juga disampaikan warganet lain yang menilai eksperimen sosial Prilly dilakukan di waktu yang kurang tepat.

“Aku setuju, ini kebablasan dan sangat disayangkan, karena kondisi sosial sekarang sedang sensitif,” timpal yang lain.

Tak sedikit pula yang merasa langkah tersebut justru terkesan mengejek perjuangan pencari kerja yang sesungguhnya.

“Kayak ngeledekin orang-orang yang lagi berjuang susahnya cari kerja,” ujar warganet.

Kritik semakin tajam ketika warganet menyoroti posisi Prilly sebagai figur publik dengan privilege finansial dan jaringan luas, yang dinilai jauh dari realitas mayoritas pencari kerja. Salah satu komentar bahkan menyebut aksi tersebut menyebalkan, meski diakui efektif dari sisi pemasaran.

"Sebagai orang yang struggle nyari kerjaan, ini sih ngeselin. Tapi sebagai tim marketing, big applause! Banyak yang kegocek sama campaign-nya," tulis akun tersebut.

Sebelumnya, Prilly diketahui mengaktifkan lencana “Open to Work” usai mundur dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab. Ia menyebut ingin menantang diri dengan mencoba berbagai peran di sektor lain, termasuk retail sales dan field sales. Status tersebut membuat akun LinkedIn Prilly dibanjiri sekitar 30 ribu permintaan koneksi dan beragam tawaran kerja dari berbagai bidang.