Disebut Lagi di BAP Karena Kasus Whip Pink, DJ Bravy Meradang Mau Seret Pelaku Masuk Bui
Misteri meninggalnya Lula Lahfah hingga kini masih menjadi sorotan. Kepergian mendadak kekasih Reza Arap itu memunculkan beragam spekulasi yang berkembang liar di media sosial. Mulai dari dugaan faktor kesehatan hingga isu paling kontroversial: overdosis akibat penyalahgunaan whip pink yang disebut-sebut mengandung zat terlarang.
Belum adanya pernyataan resmi mengenai penyebab kematian Lula membuat publik berspekulasi tanpa batas. Situasi ini pun menyeret sejumlah nama yang diduga berada di lingkaran pergaulan mendiang. Dua di antaranya adalah DJ Bravy dan DJ Aloy, yang belakangan ramai dikaitkan dengan isu penyalahgunaan whip pink. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Isu tersebut mencuat setelah beredar kabar mengenai dua orang berinisial A dan B yang disebut-sebut telah diperiksa pihak berwajib terkait dugaan penyalahgunaan whip pink. Narasi itu pertama kali ramai dibicarakan setelah diunggah oleh akun Threads @syiifaachria, yang secara terbuka menyinggung nama Bravy dan Aloy.
"Berita burung Aloy dan Bravy diBAP. Gue bilang berita burung ya. Kalau owner Whip Pink si Arxyad terpantau di Hongkong, valid A1 no hoax," tulisnya dikutip Selasa 27 Januari 2026.
"Untuk Aloy Bravy bukan ranah gue ya cantik dan ganteng. Jadi gue fokus bahas owner whip pink dan whip cream saja!" sambungnya.
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu berbagai reaksi. Nama Bravy pun langsung menjadi perbincangan hangat, hingga akhirnya sang DJ memutuskan untuk angkat bicara. Melalui saluran Instagram pribadinya, Bravy menyampaikan respons keras atas tudingan yang dinilainya tidak berdasar.
"A dan B gimana kabarnya ya. A*g dan Bi. Lagi diBAP katanya tuh,"** tulis Bravy.
Ia kemudian melanjutkan dengan nada kesal.
"Gue sekarang baru bisa percaya kalau monyet bisa main HP," tandasnya.
Tak sekadar meluapkan emosi, Bravy menunjukkan keseriusannya menghadapi isu ini. Ia bahkan membuat polling kepada pengikutnya di Instagram untuk menanyakan apakah dirinya perlu membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.
"Kasusin jangan?" tulisnya singkat.
Langkah Bravy rupanya bukan gertakan semata. Ia mengaku telah berkonsultasi dengan tim dan kuasa hukum untuk menindaklanjuti dugaan pencemaran nama baik yang menyeret dirinya dan rekan-rekannya.
"Selamat siang guys, Gue sudah konsul sama tim dan juga kuasa hukum. Kita sudah sepakat akan mengurus ke jalur hukum buat semua akun yang memberitakan hal-hal tidak benar atau fitnah dengan membawa gue dan teman-teman gue," ungkap Bravy.
Ia pun meminta bantuan netizen untuk melaporkan akun-akun yang masih menyebarkan informasi serupa.
"Buat teman-teman yang masih liat itu di sosmed, boleh kabarin gue yah. Thank you so much guys," tutupnya.