Pengakuan Mengejutkan YouTuber AM, Lumpuh Temporer Usai 3 Bulan Konsumsi Whip Pink
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap pengakuan mengejutkan dari seorang YouTuber berinisial AM (29) yang diduga mengalami lumpuh temporer setelah mengonsumsi gas nitrous oxide (N2O) merek Whip Pink selama tiga bulan.
AM menjadi salah satu saksi yang diperiksa penyidik dalam pengembangan kasus dugaan peredaran ilegal produk gas N2O yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Zulkarnain Harahap, mengatakan AM memenuhi panggilan kedua penyidik pada Senin, 25 Mei 2026.
Dari hasil pemeriksaan, AM mengaku pertama kali mengenal Whip Pink dari sebuah klub malam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
“Dijual melalui balon,” ujarnya, Jumat, 29 Mei 2026.
Menurut penyidik, AM kemudian mencari tahu soal produk tersebut melalui media sosial karena diduga mulai ketagihan. Dari sana, dia menemukan akun penjual Whip Pink di Instagram sebelum akhirnya diarahkan melakukan pemesanan melalui WhatsApp admin.
“Dirinya sudah melakukan pemesanan produk Produk gas N2O merek Whip Pink sejak bulan Januari-Maret 2026 untuk konsumsi pribadi,” kata dia.
Namun, konsumsi produk tersebut diduga memicu gangguan serius pada kondisi fisik AM. Polisi menyebut YouTuber tersebut sampai harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit di wilayah Tangerang.
“Adapun yang dirasakan oleh AM pada saat dilarikan ke Rumah Sakit ialah kehilangan kontrol terhadap anggota badannya terutama bagian kaki sehingga saat akan dilarikan ke Rumah Sakit, AM mengalami lumpuh temporer hingga terjatuh di tangga rumahnya,” tutur dia.
Lebih lanjut, penyidik menyebut kondisi yang dialami AM sejalan dengan keterangan ahli dari Kementerian Kesehatan RI terkait dampak penggunaan gas N2O tanpa pengawasan medis.
“Kerusakan pada saraf tepi di luar otak dengan gejala mati rasa, kesemutan, dan kehilangan koordinasi. Sampai saat ini AM masih dalam proses penyembuhan dari dampak yang diduga keras diakibatkan oleh penggunaan Produk gas N2O merek Whip Pink,” katanya.
Saat ini Bareskrim Polri masih terus mengembangkan kasus dugaan peredaran ilegal Whip Pink, termasuk menelusuri jaringan distribusi hingga para konsumennya.
Sebelumnya diberitakan, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri akhirnya menjemput paksa selebgram perempuan berinisial ZNM dan YouTuber pria RV setelah keduanya mangkir dari dua kali panggilan pemeriksaan terkait kasus dugaan penggunaan Whip Pink yang viral di media sosial.
Langkah tegas itu diambil penyidik usai ZNM dan RV tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada 22 dan 26 Mei 2026 tanpa memberikan alasan maupun konfirmasi kepada penyidik.
“Saksi RV dan ZNM belum ada konfirmasi dan Jumat 29 Mei 2026 di keluarkan surat perintah membawa untuk dihadapkan ke penyidik,” kata Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Zulkarnain Harahap, Jumat, 29 Mei 2026.
Kasus Whip Pink sendiri belakangan jadi sorotan usai sejumlah figur media sosial diduga memperlihatkan aktivitas menghirup gas N2O atau nitrous oxide dalam konten yang beredar luas di internet.
Selain RV dan ZNM, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap YouTuber pria berinisial AM. Berbeda dengan dua figur sebelumnya, AM disebut telah memastikan akan hadir memenuhi panggilan penyidik.
“Sementara itu, saksi APG (selebram) konfirmasi habis lebaran, akan hadir setelah lebaran,” katanya.