Bukan Sekadar Urusan Akademik, Ini 5 Alasan Riset Penting untuk Menunjang Bisnis

Ilustrasi Riset, 1. Memahami Pasar dan Konsumen, 2. Mengurangi Risiko Kegagalan Produk, 3. Mendorong Inovasi dan Efisiensi, 4. Membuka Peluang Ekspansi Global, 5. Dasar Pengambilan Keputusan Strategis
Ilustrasi Riset

 Di tengah persaingan global yang semakin ketat, riset bukan lagi menjadi urusan akademisi semata, tetapi fondasi penting bagi keberlangsungan bisnis. Sayangnya, dana riset yang digelontorkan pemerintah Indonesia masih tergolong kecil jika dibandingkan negara lain, khususnya negara maju.

Founder KUMPUL sekaligus Chairperson KUMPUL Impact, Faye Wongso, menuturkan riset masih menjadi salah satu hambatan yang dihadapi pelaku usaha. Menurutnya, tanpa riset akan menghambat pelaku usaha untuk bergerak menuju teknologi tinggi (deep tech) yang dapat menigkatkan efisiensi dan produktivitas. 

"Tanpa R&D, kita tidak akan punya deep tech. Akibatnya, solusi ekonomi kita berhenti di level 1.0, yakni hanya sebatas menghubungkan pihak A dan B seperti model cutting middleman," ujar Faye saat ditemui di Jakarta pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Riset dan Pengembangan (Research and Development/R&D) merupakan proses penelitian mendalam dan berbagai uji coba untuk memastikan hasilnya efektif, layak digunakan, serta mampu menjawab kebutuhan pasar maupun tujuan. Bukan sekadar kegiatan akademik, riset menjadi kegiatan inovatif yang berfokus pada penciptaan produk atau layanan baru, sekaligus penyempurnaan terhadap yang sudah ada.

Founder KUMPUL & Chairperson KUMPUL Impact Faye Wongso, 1. Memahami Pasar dan Konsumen, 2. Mengurangi Risiko Kegagalan Produk, 3. Mendorong Inovasi dan Efisiensi, 4. Membuka Peluang Ekspansi Global, 5. Dasar Pengambilan Keputusan Strategis

Founder KUMPUL & Chairperson KUMPUL Impact Faye Wongso

"Misalnya di kesehatan, AI bisa membantu deteksi penyakit lebih dini. Di pertanian, bisa meningkatkan hasil panen dengan teknologi prediktif," ujar Faye.

Tanpa riset, strategi bisnis cenderung hanya menebak-nebak seperi berjalan ke dalam hutan tidak tentu arah sehingga berisiko besar mengalami kegagalan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut pentingnya riset dalam mendukung pertumbuhan dan kesuksesan bisnis. 

1. Memahami Pasar dan Konsumen

Riset membantu perusahaan mengetahui siapa target konsumennya, apa kebutuhannya, dan bagaimana perilakunya. Informasi ini menjadi dasar penting untuk merancang produk, menentukan strategi promosi, hingga memilih saluran distribusi yang tepat.

Banyak bisnis rintisan gagal bukan karena idenya buruk, tetapi karena tidak memahami karakter pasar yang dituju. Dengan riset yang kuat, setiap langkah bisnis dapat direncanakan secara presisi.

2. Mengurangi Risiko Kegagalan Produk

Sebelum meluncurkan produk, riset memungkinkan perusahaan melakukan uji coba konsep atau market testing. Melalui proses ini, pelaku usaha dapat memprediksi potensi penerimaan pasar, menentukan harga ideal, serta memperkirakan titik impas. Pendekatan berbasis riset membuat keputusan bisnis lebih terukur dan meminimalkan risiko kerugian akibat produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen.

3. Mendorong Inovasi dan Efisiensi

Riset juga menjadi kunci dalam menciptakan inovasi baru. Dalam industri farmasi, teknologi, dan manufaktur misalnya, riset dan pengembangan (R&D) memungkinkan terciptanya teknologi yang lebih efisien, produk yang lebih ramah lingkungan, serta proses produksi yang hemat biaya. Inovasi yang lahir dari riset tidak hanya meningkatkan kualitas, tetapi juga menciptakan keunggulan kompetitif yang sulit ditiru pesaing.

4. Membuka Peluang Ekspansi Global

Bisnis yang berbasis riset memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar internasional. Produk yang dikembangkan melalui penelitian memiliki nilai tambah dan potensi paten, menjadikannya kompetitif di pasar global.

Negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan telah membuktikan bahwa investasi besar di bidang R&D mampu melahirkan merek global seperti Toyota, Samsung, dan LG. Di Indonesia, potensi ini masih besar, terutama jika kolaborasi antara sektor pemerintah, akademik, dan industri diperkuat.

5. Dasar Pengambilan Keputusan Strategis

Riset memberikan dasar rasional bagi pengambilan keputusan bisnis. Data yang dihasilkan dari penelitian pasar, perilaku konsumen, hingga tren industri dapat membantu manajemen menentukan arah strategi jangka panjang. Dalam konteks ekonomi modern yang serba cepat, intuisi saja tidak cukup. Diperlukan data akurat agar setiap langkah bisnis memiliki dasar yang kuat dan berorientasi pada hasil.

Kolaborasi Lintas Negara Bantu Inovasi

Di tengah minimnya riset yang dilakukan, Faye menyoroti kolaborasi dan koneksi lintas negara mengingat masih bagi negara yang belum mampu membuat inovasi atau teknologi. Di sinilah peran ecosystem builder yang menyediakan panduan, pengetahuan, dan koneksi agar peluang kolaborasi meningkat dan tingkat keberhasilan pengusaha naik.

Menurutnya, pahlawan lokal alias local heroes juga hal yang tidak boleh diabaikan dalam menggerakkan roda ekonomi. Hal ini karena setiap daerah memiliki cara pendekatan yang berbeda-beda sehingga pertumbuhan ekonomi merata di berbagai wilayah di tanah air. 

"Makanya perlu banyak local heroes dan ecosystem builders di tiap daerah. Kumpul sejak awal memang punya misi agar roda ekonomi ini berputar di seluruh wilayah Indonesia, bukan hanya di Jakarta atau Jawa," ucap Faye.

Menyadari tantangan tersebut, KUMPUL membangun Connect for Change (C4C) Summit 2025 sebagai platform regional untuk mengubah permasalahan bersama menjadi solusi yang terkoordinasi. Pada acara tersebut mempertemukan pemerintah, investor, dan pengusaha untuk merancang kolaborasi yang menjadikan pertumbuhan lebih mudah diakses dan berkelanjutan bagi lebih banyak pelaku usaha.

Berlandaskan pada tiga pilar utama, Connect for Growth, Connect for Innovation, dan Connect for Ecosystem forum ini mendorong kolaborasi guna membantu pengusaha bertumbuh secara berkelanjutan. Ini mencakup peningkatan akses terhadap pengetahuan, jaringan, dan pembiayaan, mendorong adopsi teknologi baru dan model bisnis inovatif yang meningkatkan efisiensi serta keberlanjutan hingga memperkuat kemitraan antara startup, korporasi, pemerintah, dan investor dalam merancang kebijakan serta tindakan kolektif untuk pertumbuhan yang inklusif.