Pasar Kerja Semakin Sulit, Job Seeker Harus Pintar Cari Peluang!
Pasar kerja Amerika Serikat menghadapi tantangan yang semakin berat bagi para job seeker. Banyak orang yang telah mencoba berbagai strategi untuk mendapatkan pekerjaan tetap, merasa frustrasi, bahkan setelah berbulan-bulan melamar.
Situasi ini semakin diperparah oleh pertumbuhan pekerjaan yang lambat dan kesempatan yang terbatas di sebagian besar sektor industri.
Namun, meski menghadapi tantangan, beberapa pencari kerja menemukan sisi positif dari situasi ini. Beberapa memanfaatkan waktu untuk mengembangkan bisnis sendiri, meningkatkan keterampilan, atau mencari pekerjaan sementara untuk tetap menghasilkan pendapatan.
Michael Moeller, misalnya, merasa lelah setelah mencari pekerjaan penuh waktu sejak di-PHK dari posisi direktur pada bulan April. Dia mengatakan, bahwa terus-menerus menerima email penolakan dari perusahaan terasa 'brutal' baginya.
"Tapi juga sejujurnya, ini adalah pekerjaan yang bahkan saya tidak ingat pernah saya lamar," ujarnya seperti dikutip dari Business Insider, Senin, 8 September 2025.
Meski begitu, Moeller, yang berada di awal usia 30-an, melihat sisi positif dari menjadi seorang job seeker. Karena, dengan begitu, ia bisa mengembangkan bisnisnya, Kentucky Hop Water, dengan lebih cepat. Ia juga memiliki waktu untuk berlatih maraton dan bekerja sebagai bartender untuk mendapatkan penghasilan.
Di sisi lain, kabar terakhir pekan lalu semakin membuat suram para pencari kerja. Laporan pasar kerja pada hari Jumat, 5 September 2025, menunjukkan pertumbuhan yang sangat rendah pada bulan Agustus dan bahkan penurunan pada bulan Juni.
Ilustrasi Wawancara Kerja
Data sebelumnya menunjukkan bahwa jumlah pengangguran pada Juli sedikit lebih tinggi daripada lowongan pekerjaan. Ini adalah untuk pertama kalinya sejak pembukaan kembali pasca-COVID pada 2021.
Meski pertumbuhan pasar kerja melambat, para ekonom menegaskan bahwa hal ini belum tentu berarti resesi. "Pasar tenaga kerja dengan perekrutan rendah, layaknya ekonomi dengan pertumbuhan lambat, berisiko mengalami resesi, tetapi ini belum cukup untuk menyebabkan resesi," ungkap Claudia Sahm, kepala ekonom di New Century Advisors.
Perlambatan pasar kerja saat ini berbeda dari masa lalu. Pertumbuhan upah dan lowongan kerja jarak jauh melambat, dan pertumbuhan pekerjaan terkonsentrasi di beberapa industri saja, seperti layanan kesehatan, meskipun sektor ini pun mulai melambat.
"Kami telah melewati periode di mana lowongan pekerjaan menurun, pertumbuhan lowongan kerja melambat, dan tingkat pengangguran naik, tetapi biasanya periode itu berlangsung singkat karena sering berakhir dengan resesi," kata Dante DeAntonio, direktur senior di Moody's Analytics.
Bagi pencari kerja, situasi ini tentu menuntut fleksibilitas. Mereka mungkin harus mempertimbangkan pekerjaan paruh waktu, mengubah minat menjadi bisnis, atau mencari pekerjaan kontrak sementara.
Misalnya saja, Laura Perry-Fields, yang telah mencari pekerjaan selama beberapa bulan terakhir, dan berakhir dengan penolakan brutal dan mengecewakan. "Saya merasa perusahaan benar-benar mencari orang unicorn mereka," katanya. "Mereka mencari orang yang sempurna, dan jika Anda tidak memenuhi semua kriteria, mereka masih berharap orang lain bisa memenuhi kebutuhan itu."
Ahli karier menyarankan untuk memanfaatkan pekerjaan kontrak atau proyek sementara sebagai cara membangun pengalaman dan menutup celah sebelum mendapatkan pekerjaan penuh waktu. Sam DeMase dari ZipRecruiter menekankan pentingnya menyesuaikan posisi yang dilamar dengan keterampilan yang dimiliki.
"Anda mungkin sedang diwawancara dan tidak memiliki cukup keterampilan untuk mendapatkan pekerjaan impian, tetapi dengan mengambil pekerjaan kontrak, Anda bisa memperoleh banyak keterampilan yang membuat Anda lebih menarik bagi pemberi kerja," ungkap Michelle Reisdorf dari Robert Half.
Dengan kondisi pasar kerja yang menantang, kreativitas dan fleksibilitas menjadi kunci bagi pencari kerja untuk tetap bertahan, mengembangkan keterampilan, dan mencari peluang baru yang mungkin membawa mereka menuju pekerjaan tetap di masa depan.