Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Januari 2026, Ini Tata Cara dan Keutamaannya

puasa Ayyamul Bidh, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Januari 2026, Ini Tata Cara dan Keutamaannya, Jadwal puasa Ayyamul Bidh, Niat puasa Ayyamul Bidh, Tata cara puasa Ayyamul Bidh, Keutamaan puasa Ayyamul Bidh

Saat ini, umat Islam berada di pertengahan bulan Rajab 1447 Hijriah.

Bulan ini sering menjadi pengingat untuk memperbanyak ibadah sunah.

Salah satu amalan yang selalu hadir setiap pertengahan bulan adalah puasa Ayyamul Bidh.

Lantas, kapan jadwal puasa Ayyamul Bidh dan tata caranya? 

Jadwal puasa Ayyamul Bidh

Dilansir dari Antara, Sabtu (27/12/2025), jadwal Ayyamul Bidh di awal tahun 2026 diperkirakan berlangsung pada:

  • Jumat, 2 Januari 2026 (13 Rajab 1447 H)
  • Sabtu, 3 Januari 2026 (14 Rajab 1447 H)
  • Minggu, 4 Januari 2026 (15 Rajab 1447 H).

Artinya, puasa Ayyamul Bidh dimulai sejak hari ini dan masih ada dua hari untuk lagi untuk menunaikannya. 

Niat puasa Ayyamul Bidh

Niat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan puasa. Dalam puasa sunnah, seseorang masih dapat berniat pada pagi hari sebelum masuk Dzuhur selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

Berikut bacaan niat puasa sunnah Ayyamul Bidh:

  • Nawaitu shauma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta’ala.

“Saya niat berpuasa besok pada hari-hari putih, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Tata cara puasa Ayyamul Bidh

Cara menjalankan puasa ini sebenarnya sama seperti puasa sunnah lainnya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:

  1. Melakukan sahur, sebaiknya menjelang subuh karena termasuk sunnah yang berpahala.
  2. Membaca niat, idealnya pada malam hari, tetapi boleh di pagi hari sebelum tergelincir matahari.
  3. Menjaga diri dari pembatal puasa, mulai terbit fajar hingga matahari terbenam.
  4. Segera berbuka ketika masuk Magrib, sesuai sunnah mempercepat waktu berbuka.

Puasa Ayyamul Bidh menawarkan kesempatan untuk memperbanyak amalan ringan tetapi berdampak besar, terlebih ketika bertepatan dengan bulan Rajab yang termasuk bulan suci.

Dengan memahami jadwal, keutamaan, serta tata caranya, umat dapat memaksimalkan ibadah ini dan menjadikannya rutinitas yang membawa kebaikan sepanjang tahun.

Keutamaan puasa Ayyamul Bidh

Dilansir dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), sejumlah riwayat menyatakan bahwa Rasulullah SAW mendorong umatnya untuk menjaga puasa Ayyamul Bidh.

Beberapa keutamaan puasa ini antara lain:

1. Termasuk wasiat Rasulullah SAW

Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW berpesan kepadanya tiga hal yang tidak pernah ia tinggalkan hingga akhir hayat, seperti puasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha, shalat Witir sebelum tidur

Pada riwayat lain, Rasulullah SAW juga menegaskan tanggal pelaksanaannya yakni tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah.

2. Pahalanya setara puasa sebulan penuh

Hadis lain menjelaskan bahwa puasa tiga hari setiap bulan dihitung seperti berpuasa satu bulan penuh, karena setiap kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali.

  • "Dari Abu Dzar ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, 'Siapa yang berpuasa tiga hari pada setiap bulan, maka sama halnya dengan puasa sebulan penuh.' Lalu Allah 'Azza wa Jalla menurunkan ayat yang membenarkan akan perkara tersebut yaitu (firman-Nya): (Siapa yang berbuat satu kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala sepuluh kali lipat' Qs al-An’am: 160… Satu hari berpuasa sama dengan sepuluh hari." (HR. Tirmidzi No. 762).

Berdasarkan hadis tersebut, tiga hari puasa bernilai seperti tiga puluh hari penuh.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang