Tiara Aurellie Jadi Korban Kasus Akses Ilegal, Tegas Minta Terdakwa Dijatuhi Hukuman Berat

Tiara Aurellie
Tiara Aurellie

 Kasus dugaan akses ilegal yang menimpa model Tiara Aurellie tengah ramai dibicarakan setelah memasuki tahap persidangan di Pengadilan Negeri Depok. Peretasan terhadap ponselnya bukan hanya merugikan privasinya, tetapi juga menyebabkan namanya terseret dalam aktivitas prostitusi online tanpa sepengetahuannya. Hal itu membuat Tiara semakin lantang menuntut keadilan dan meminta agar pelaku dijatuhi hukuman maksimal.

Tiara yang bernama lengkap Tiara Lilith Calista, hadir bersama terdakwa Pajar Setiabudi untuk memberikan kesaksian di hadapan Majelis Hakim. Seusai persidangan, Tiara menegaskan kerugian besar yang ia alami akibat peretasan tersebut dan minta terdakwa dihukum berat. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.

Tiara Aurellie

"Saya merasa dirugikan baik moril maupun materiil, dan saya minta keadilan kepada Hakim yang menangani perkara saya. Saya mau dia dihukum berat," ujarnya pada Rabu, 10 Desember 2025. 

Pengacara Tiara, Wiliyus Prayietno, membenarkan bahwa terdakwa bukan hanya merugikan kliennya. Pihaknya menyebut kasus ini sudah menelan banyak korban dari berbagai latar belakang.

“Sudah jelas bahwa kami di sini melaporkan dugaan tindak pidana Undang-Undang ITE illegal access dan tindak pidana prostitusi online terhadap terlapor dengan inisial PS. Apalagi di sini sudah terlalu banyak korban dari berbagai macam, termasuk influencer, selebritas, selebgram dan lain-lain. Klien kami yang bernama Tiara bikin laporan, karena sudah menjadi salah satu korban tersebut,” kata Wiliyus.

Jaksa Penuntut Umum, Tiara Robena Panjaitan, menuturkan bahwa sidang akan berlanjut pekan depan, tepatnya pada 17 Desember 2025, dengan agenda pemeriksaan saksi ahli.

Kasus ini bermula dari laporan resmi yang dibuat Tiara pada 12 Juni 2024 ke Polda Metro Jaya. Ia melaporkan bahwa ponselnya diretas dan digunakan untuk aktivitas prostitusi online. Kejadian tersebut membuatnya mendapat tekanan secara psikologis dan merusak nama baiknya.

Dalam podcast bersama Maia Estianty pada 2024 lalu, Tiara juga sudah pernah mengungkapkan bahwa kasus serupa telah memakan korban sejak lama. Ia menyebut pelaku diduga sudah bergerak sejak bertahun-tahun dan menjerat banyak perempuan.

Saat itu, Tiara mengajak para korban lainnya agar tidak takut bersuara dan ikut menempuh jalur hukum agar pelaku bisa jera. 

“Kan korbannya udah ratusan dan bertahun-tahun dari 2014 ya, jadi kalo bisa bantu speak up dong (korban yang lain) jangan aku doang. Masa kalian nggak mau balas dendam sih,” ucap Tiara dalam podcast bersama Maia Estianty. 

Ia juga menjelaskan alasan dirinya memilih membawa kasus ini ke ranah hukum.

“Makanya aku tuh ngambil jalur hukum biar dia jera gitu. Aku tuh pengennya dia masuk penjara sih biar nggak ada korban lagi,” tegasnya.