Usai Jadi Juara Dunia F1 2025, Lando Norris Akui Kesalahan Terbesar soal Komentarnya ke Lewis Hamilton

Lando Norris Jadi Juara Dunia F1 2025
Lando Norris Jadi Juara Dunia F1 2025

 Lando Norris akhirnya buka suara soal komentar-komentar lamanya yang pernah menyinggung Lewis Hamilton. Usai resmi merebut gelar juara dunia Formula 1 2025, pebalap McLaren itu mengakui ada ucapan “bodoh” yang ia sesali dan berharap tak pernah ia lontarkan.

Norris mengamankan gelarnya setelah finis ketiga pada balapan penentu di Sirkuit Yas Marina. Gelar ini sekaligus menjadikannya juara dunia pertama McLaren sejak 2008, menandai perjalanan panjang sejak ia debut pada 2019.

Selama ini, Norris memang beberapa kali menuai kritik dari para penggemar F1 karena komentarnya terhadap Hamilton maupun Max Verstappen. Salah satu yang paling disorot terjadi pada 2020, ketika ia menanggapi rekor 91 kemenangan Hamilton yang melewati torehan Michael Schumacher. Saat itu, Norris menyebut pencapaian tersebut “tak terlalu berarti” baginya karena Hamilton dinilai mengendarai mobil yang sudah seharusnya menang setiap pekan.

Ada pula momen tegang pada cooldown room usai GP Hungaria 2024. Hamilton yang saat itu menempati posisi ketiga memuji kecepatan McLaren, namun dibalas Norris dengan nada dingin mengenai masa kejayaan mobil Mercedes beberapa tahun sebelumnya.

Pembalap McLaren, Lando Norris dalam Kualifikasi F1 GP Jepang

Setelah menyabet gelar juara dunia perdananya, Norris kini menilai kembali semua ucapan-ucapan tersebut. Dalam konferensi pers FIA setelah balapan, ia menyampaikan bahwa dirinya kadang mengucapkan hal-hal yang seharusnya tidak ia katakan.

Ia mengaku kerap menjaga fokus, namun mengakui bahwa beberapa komentarnya tentang Max Verstappen maupun Hamilton muncul spontan dan berujung penyesalan. Ia menegaskan sebenarnya selalu berusaha memberi rasa hormat kepada para rivalnya, termasuk Hamilton sebagai juara dunia tujuh kali dan salah satu pebalap terbaik dalam sejarah F1, menurutnya.

Norris mengatakan bahwa ketika beberapa komentarnya terlanjur keluar, ia kerap langsung menyesalinya. Ia menegaskan dirinya ingin menjadi sosok yang jujur namun tetap menghargai para pebalap lain, sekaligus mengakui bahwa pencapaian Hamilton berada di level yang masih jauh dari jangkauannya saat ini.

Gelar dunia yang baru ia raih disebutnya sebagai satu dari tujuh yang dimiliki Hamilton. Dalam perjalanan kariernya, ia bermimpi menyamai pencapaian tersebut, meski belum tahu apakah suatu hari akan mampu mencapainya.