Misi Kimi Antonelli di F1 2026: Tetap Membumi demi Kejar Rekor Juara Dunia Termuda

Pembalap Mercedes Kimi Antonelli
Pembalap Mercedes Kimi Antonelli

 Pembalap muda tim Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, tengah menjadi pusat perhatian dunia setelah kemenangan fenomenalnya di F1 GP China 2026. Pencapaian tersebut menobatkannya sebagai pembalap termuda kedua dalam sejarah Formula 1 yang berhasil memenangi sebuah seri balapan.

Meski popularitasnya meroket, pembalap asal Italia yang baru berusia 19 tahun ini menegaskan pentingnya untuk tetap fokus. "Kehidupan saya di luar balapan berubah dan saya menikmatinya. Namun, saya harus tetap membumi," ujar Antonelli sebagaimana dikutip dari laman resmi Formula 1, Jumat (27/3).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bidik Gelar Juara Dunia

Memasuki musim keduanya di ajang jet darat, Antonelli tidak main-main dengan targetnya. Ia berambisi untuk terlibat langsung dalam perebutan gelar juara dunia musim ini. Saat ini, Antonelli menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 47 poin, hanya terpaut tipis dari rekan setimnya, George Russell, yang memimpin dengan 51 poin.

"Saya ingin terlibat dalam pertarungan karena saat ini kami mempunyai mobil dan peluang yang bagus. Saya memang kurang pengalaman, tetapi saya akan terus mencoba," tuturnya optimis.

Menatap F1 GP Jepang

Ujian selanjutnya bagi Antonelli adalah GP Jepang yang akan berlangsung di Sirkuit Suzuka pada 27-29 Maret 2026. Setelah meraih podium kedua di Australia dan kemenangan di China, ia berharap bisa melanjutkan tren positifnya akhir pekan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masih ada 20 seri tersisa musim ini, dan Antonelli sadar bahwa konsistensi adalah kunci. Jika berhasil mempertahankan performanya, ia berpeluang mematahkan rekor Sebastian Vettel sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah, yang mencatatkan prestasi tersebut pada usia 23 tahun.

Sebagai informasi, rekor pemenang balapan termuda masih dipegang oleh Max Verstappen yang menang di GP Spanyol 2016 pada usia 18 tahun, disusul oleh Antonelli di posisi kedua.