Hasil F1 GP Brasil 2025: Lando Norris Menang, Dekati Gelar Juara Dunia
Lando Norris (McLaren) memantapkan posisinya di puncak klasemen pebalap usai memenangi F1 GP Brasil 2025. Di sisi lain, comeback hebat diukir Verstappen.
Lando Norris kian kokoh di puncak klasemen Kejuaraan Dunia F1 2025. Ia memperlebar jarak dengan rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, menjadi 24 poin berkat raihan hasil terbaik di GP Brasil.
Hasil F1 GP Brasil 2025 memuat keberhasilan Lando Norris finis pertama. Ia memaksimalkan status sebagai pole sitter untuk duduk di podium teratas F1 GP Brasil 2025.
Podium kedua diduduki oleh Andrea Kimi Antonelli (Mercedes) yang terpaut 10,388 detik di dari Lando Norris.
Sementara itu, Max Verstappen tampil gemilang dengan menembus podium ketiga meski start dari pit-lane.
Pebalap Mercedes lain, George Russell, menempati posisi keempat, diikuti Oscar Piastri yang kurang beruntung setelah menerima penalti 10 detik.
Tiga pendatang baru Oliver Bearman (Haas), Liam Lawson, dan Isack Hadjar (Racing Bulls) menyusul di urutan enam hingga delapan.
Nico Hulkenberg membawa poin penting untuk Sauber dengan berada urutan kesembilan. Pebalap Alpine, Pierre Gasly, melengkapi daftar 10 besar pebalap di F1 GP Brasil 2025.
Kemenangan di F1 GP Brasil 2025 ini menjadi yang ketujuh bagi Norris pada musim ini atau yang ke-11 sepanjang kariernya.
Lando Norris pun semakin dekat menuju gelar juara dunia pertamanya dengan keunggulan nyaman atas Piastri dengan tiga seri tersisa.
“Saya terus menekan dan ini adalah balapan yang luar biasa,” ujar Norris, yang mendedikasikan kemenangan tersebut untuk mendiang Gil de Ferran, mantan pebalap yang jadi mentornya di awal karier.
“Rasanya luar biasa bisa menang di Brasil, di trek dan di depan para penggemar yang luar biasa ini. Ini untuk Gil… mentor saya beberapa tahun lalu. Akhir pekan yang sempurna,” tuturnya menambahkan.
Lando Norris tak mau terlena dengan posisinya saat ini dan belum mau memikirkan gelar juara.
“Saya belum memikirkannya, sama sekali belum. Ini kemenangan besar, tapi melihat seberapa cepat Max hari ini, di situlah fokus saya sekarang. Perjalanan masih panjang.”
Dengan hasil tersebut, Norris kini mengumpulkan 390 poin di klasemen, unggul atas Piastri (366) dan Verstappen (341).
Adapun Verstappen mengaku puas meski harus memulai balapan dari pit-lane.
“Balapannya penuh aksi dan saya tidak menyangka bisa finis di podium setelah start dari pit-lane dan mengalami kerusakan ban."
"Hasil yang luar biasa dan patut dibanggakan. Kami tidak pernah menyerah,” kata juara dunia empat kali itu.
Kimi Antonelli juga berbicara tentang tekanannya di akhir balapan.
“Beberapa lap terakhir sangat menegangkan dengan Max di belakang menggunakan ban baru, tapi saya tetap tenang untuk mempertahankan posisi kedua,” ujarnya.
Norris memulai balapan dengan nyaman berkat keberhasilan meraih pole ke-15 dalam kariernya. Ia berada di depan Antonelli di tikungan pertama.
Namun kekacauan terjadi di belakang ketika Gabriel Bortoleto menabrakkan mobil Sauber-nya ke pembatas setelah diserempet Lance Stroll.
Safety car pun keluar, sementara sang pebalap tuan rumah itu diselamatkan tanpa cedera.
Lewis Hamilton kehilangan sayap depan dalam insiden itu dan masuk pit, sementara Ferrari menghadapi nasib buruk saat balapan dimulai ulang.
Piastri yang berusaha menyalip Antonelli justru membuat mobil Mercedes-nya bersenggolan dengan kendaraan Ferrari milik Charles Leclerc hingga sayap depannya rusak.
Di posisi belakang, Verstappen sempat menempati posisi ke-13, namun mengalami kerusakan ban sehingga harus kembali ke pit untuk mengganti ke ban medium. Posisinya lalu sempat turun ke urutan 18.
Virtual Safety Car sempat muncul singkat sebelum balapan kembali dilanjutkan dan Piastri dijatuhi penalti 10 detik atas manuvernya terhadap Antonelli.
Pada lap ke-15, Ferrari memanggil Hamilton untuk masuk pit stop, sementara Verstappen sudah menembus posisi kesembilan di lap ke-18 dan naik ke tangga ketujuh ketika sejumlah pebalap lain masuk pit.
Kecepatan Verstappen begitu mengesankan, hanya sehari setelah ia menyebut mobilnya “tidak bisa dikendarai.” Pada lap ke-25, ia sudah menempati posisi keempat.
Norris masuk pit dari posisi terdepan pada lap ke-31 untuk mengganti ke ban lunak dan kembali ke lintasan di posisi keempat di belakang Verstappen.
Dengan ban segar, Norris menyalip Verstappen di lap ke-33 untuk merebut posisi ketiga, yang segera berubah menjadi kedua setelah Verstappen dan Russell masuk pit stop.
Mereka berdua lalu kembali di urutan ke-12 dan keenam.
Setelah sembilan lap memimpin, Piastri masuk pit untuk mengganti ban lunak sekaligus menjalani penalti. Ia keluar di posisi kedelapan sementara Ferrari memutuskan menarik Hamilton dari balapan.
Norris kemudian mengganti ban medium di lap ke-51 dan kembali ke posisi ketiga, sementara Verstappen mewarisi posisi terdepan sebelum akhirnya juga masuk pit dan turun ke urutan keempat di lap ke-55.
Dengan ban lunak, Verstappen kembali menyerang dan berhasil menyalip Russell di awal lap ke-63 untuk merebut podium ketiga. Namun, Antonelli bertahan dengan tenang untuk mempertahankan posisi kedua hingga garis finis.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.