Wardatina Mawa Buka Pintu Maaf untuk Inara Rusli, tapi Proses Hukum Tetap Akan Berlanjut

Wardatina
Wardatina

 Meski berada dalam situasi sensitif dan menghadapi proses hukum yang cukup panjang, Wardatina Mawa menunjukkan sikap terbuka untuk memberi maaf kepada Inara Rusli. Namun, ia menegaskan bahwa langkah hukumnya tidak akan berhenti begitu saja.

Dalam pernyataannya, perempuan yang akrab disapa Mawa ini mengungkapkan bahwa memaafkan adalah sikap pribadi yang ingin ia ambil, tetapi tanggung jawab hukum tetap harus berjalan sesuai aturan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

Wardatina Mawa, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli

“Aku memaafkan, tapi kalo terkait proses hukum aku bakal melanjutkan ini,” ungkap mawa yang dikutip dari YouTube Maia Estianty pada Selasa, 9 Desember 2025. 

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Mawa ingin menyelesaikan masalah secara manusiawi sekaligus mengedepankan keadilan. Namun, di sisi lain ia juga mengungkap bahwa hingga saat ini, Inara Rusli belum menunjukkan upaya untuk meminta maaf kepadanya. Hal tersebut membuat proses penyelesaian secara personal menjadi sulit dilakukan.

Mawa menjelaskan bahwa setelah laporan dugaan perzinahan dilayangkan dan Inara mengaku menikah siri dengan Fahmi tanpa sepengetahuannya, ia sama sekali tidak menerima bentuk permintaan maaf apa pun.

“Sampe sekarang belum ada itikad baik untuk sepatah kata pun meminta maaf sama aku, (ngechat) juga nggak ada,” ujarnya.

Ketiadaan permintaan maaf tersebut membuat Mawa merasa kecewa. Baginya, permintaan maaf bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi sebuah tindakan yang menunjukkan tanggung jawab atas keputusan yang berdampak pada rumah tangga orang lain.

Ia menegaskan bahwa Inara sadar betul bahwa dirinya adalah istri sah Fahmi, sehingga seharusnya ada sikap menghargai dan mengakui kesalahan.

“Makanya aku harapannya juga beliau meminta maaf. Ya gimana pun juga itu tindakan mereka yang dilakukan dengan sadar dan dia tau kalo aku ini istri sahnya,” tuturnya.

Mawa juga menekankan bahwa meminta maaf tidak akan menjatuhkan harga diri seseorang. Justru, menurutnya, permintaan maaf yang tulus merupakan bentuk kedewasaan dan keberanian.

“Harapan aku ada itikad baiknya lah untuk minta maaf karena kan minta maaf nggak buat harga diri jadi hancur, harga diri jadi turun. Malah kalo minta maaf dengan tulus tuh Allah bakalan menghapuskan dosa juga kan,” kata Mawa.