Akhirnya Ikhlas, Insanul Fahmi Pasrah Diceraikan Wardatina Mawa

Insanul Fahmi.
Insanul Fahmi.

 Polemik dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang menyeret nama Insanul Fahmi dan Inara Rusli mencapai titik baru. Kasus yang dilaporkan oleh sang istri, Wardatina Mawa, kini memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya diketahui telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kediaman Inara Rusli yang berlokasi di kawasan Jakarta Barat pada Senin siang 16 Maret 2026. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penyidik untuk mengumpulkan bukti dan memperjelas duduk perkara yang tengah menjadi sorotan publik. Di tengah proses hukum yang berjalan, peluang penyelesaian melalui pendekatan damai atau restorative justice masih terbuka.

Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, menjelaskan bahwa opsi tersebut sepenuhnya bergantung pada kesepakatan antara pihak terlapor dan pelapor.

"Kalau dari penyidik tentunya membuka ruang yang namanya restorative. Tapi restorative sendiri kan tentunya ini menjadi satu kesepakatan antara kedua belah pihak," tutur Tommy Tri Yunanto, kuasa hukum Insanul Fahmi di Polda Metro Jaya, Senin 16 Maret 2026.

"Nah, kalau membuka ruang, ya jelas membuka ruang. Tinggal nanti proses berjalan, sambil berjalan tentunya mungkin ada jalan-jalan keluar lain yang bisa ditempuh oleh kedua belah pihak," sambungnya.

Di sisi lain, sikap Insanul Fahmi terhadap nasib rumah tangganya dengan Wardatina Mawa disebut cenderung pasrah. Ia memilih untuk mengikuti seluruh proses hukum tanpa melakukan perlawanan ataupun upaya memaksakan kehendak.

"Kalau dari pihak Insanul saat ini sudah mengikuti saja. Kalau Mawa hanya mau lanjut ya lanjut, mau bercerai ya bercerai. Jadi kalau dia meminta apa yang diinginkan oleh Mawa, dia ikut saja," jelas Tommy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tommy juga menambahkan bahwa kliennya kini telah mencapai titik keikhlasan dalam menghadapi situasi tersebut. Menurutnya, Insanul tidak ingin memperpanjang konflik yang justru berpotensi memperkeruh keadaan.

"Jadi tidak ada penolakan, tidak ada memberikan satu pemaksaan yang harus sesuai keinginannya Insanul juga tidak. Jadi Insanul merasa kalau memang Mawanya sudah niat untuk mau bercerai ya sudah, dia ikhlas dan dia lakukan biar percepat proses perceraiannya. Jadi tidak berlama-lama untuk bisa diproses lebih lanjut," pungkasnya.