Dampak Erupsi Semeru: 200 Rumah Rusak, 143 Ternak Mati, 1.000 Warga Mengungsi

ternak mati, erupsi, Gunung Semeru, rumah rusak, Lumajang, Semeru, gunung semeru, Erupsi, warga mengungsi, erupsi Semeru, Dampak Erupsi Semeru: 200 Rumah Rusak, 143 Ternak Mati, 1.000 Warga Mengungsi, 200 Rumah Terdampak, 21 Rusak Berat, 143 Hewan Ternak Mati, 1.131 Warga Mengungsi, Fasos dan Fasum yang Rusak akan Diperbaiki

Erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (19/11/2025), cukup memberikan dampak yang terasa besar bagi warga sekitar.

Mulai dari rumah warga rusak, sekolah rusak, tiang listrik roboh, hewan ternak mati, hingga ribuan orang terpaksa mengungsi.

Berikut ulasan mengenai dampak erupsi Gunung Semeru berdasarkan data sementara yang telah diperoleh Kompas.com.

200 Rumah Terdampak, 21 Rusak Berat

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, dari total sekitar 200 rumah rusak, 21 rumah di antaranya mengalami kerusakan parah.

Puluhan rumah warga yang mengalami rusak parah berada di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Gatot Subroto mengatakan, saat ini petugas masih melakukan pembersihan material vulkanik yang menumpuk di sekitar permukiman warga.

"Rumah terdampak erupsi Semeru 200 rumah, yang rusak parah 21, saat ini masih pembersihan rumah," kata Gatot di Jembatan Besuk Kobokan, Kamis (20/11/2025).

143 Hewan Ternak Mati

Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Endra Novianto mengatakan, data sementara hingga Kamis (20/11/2025) pukul 12.00 WIB, terdapat 143 ternak warga yang mati. Terdiri dari empat ekor sapi dan 139 ekor kambing domba.

"Data sementara yang sudah kita temukan ternak dan pemiliknya ini ada 143 ekor," kata Endra di Pronojiwo.

Menurut Endra, ternak-ternak warga yang telah ditemukan dalam kondisi mati akan dibakar agar tidak menimbulkan bau dan menghilangkan bakteri.

"Penanganannya kita bakar," jelasnya.

Endra menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah hewan ternak terdampak.

Lebih lanjut, Endra belum bisa memastikan apakah ternak yang mati akan diganti oleh pemerintah.

"Kalau diganti apa tidak kami belum tahu, tapi kami data dulu supaya akurat," pungkasnya.

1.131 Warga Mengungsi

Sebanyak 1.131 warga di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Agus Triyono mengatakan, ribuan pengungsi itu saat ini berada di 11 lokasi pengungsian berbeda di 2 kecamatan tersebut.

Rinciannya, 7 lokasi pengungsian berada di Kecamatan Pronojiwo dengan jumlah pengungsi sebanyak 806 jiwa.

Sedangkan, di Kecamatan Candipuro, dari empat lokasi pengungsian, terdapat 325 warga yang mengevakuasi diri ke sana.

"Jumlah pengungsi sampai hari ini ada 1.000 orang lebih tersebar di 11 lokasi pengungsian di dua kecamatan," kata Agus, Kamis (20/11/2025).

Agus menyebut, jumlah pengungsi tersebut masih bisa naik maupun turun tergantung perkembangan kondisi Gunung Semeru.

Menurutnya, warga di sekitar lereng Gunung Semeru sudah paham karakter gunung. Sehingga, saat kondisi sudah dirasa normal, warga akan kembali ke rumahnya masing-masing.

Meskipun, tidak sedikit juga warga yang memilih tetap bertahan di lokasi pengungsian.

"Jumlahnya fluktuatif karena warga sudah paham karakteristik Gunung Semeru dan gejala alamnya," jelas Agus.

Fasos dan Fasum yang Rusak akan Diperbaiki

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah berjanji akan segera melakukan perbaikan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang terdampak erupsi Semeru.

Salah satunya, bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Supiturang rata dengan tanah dan hanya tersisa fondasinya saja.

"Kalau untuk fasos, fasum kita melakukan penyegeraan seoptimal mungkin," kata Khofifah di Jembatan Gladak Perak, Kamis (20/11/2025).

Selain itu, Khofifah segera melakukan perbaikan instalasi listrik yang rusak akibat diterjang erupsi.

"Terkait PLN, perwakilan PLN juga sudah menyampaikan ternyata ada 28 tiang listrik yang rusak dan dampak terhadap trafo, ini nanti akan dikomandoi bupati untuk pelaksanaan teknisnya," ucap Khofifah.

Sebagian tulisan di artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "", "Dampak Erupsi Gunung Semeru, 143 Ternak Warga Mati", "1.131 Warga Lumajang Mengungsi akibat Erupsi Gunung Semeru", dan "Khofifah Janji Segera Perbaiki Fasos dan Fasum Terdampak Erupsi Semeru"

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.