Erupsi Gunung Semeru Hari Ini, Warga Diminta Waspada Awan Panas dan Lahar

Gunung Semeru, Erupsi Gunung Semeru Hari Ini, Warga Diminta Waspada Awan Panas dan Lahar

Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Rabu (4/3/2026) pagi ini.

Tercatat, erupsi Gunung Semeru terjadi sebanyak tujuh kali dalam waktu tiga jam dengan ketinggian aktivitas mulai dari 300 meter hingga 800 meter di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Liswanto menjelaskan, Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga) dan memberikan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat sekitar.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, kata Liswanto, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan.

Hal itu karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," ujar Liswanto.

Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Ini terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Gunung Semeru erupsi 7 kali dalam waktu 3 jam

Gunung Semeru, Erupsi Gunung Semeru Hari Ini, Warga Diminta Waspada Awan Panas dan Lahar

Gunung Semeru kembali erupsi dengan tinggi letusan mencapai 800 meter di atas puncak pada Rabu (4/2/2026) pagi.

Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi sebanyak tujuh kali pada Rabu (4/3/2026) pagi ini.

Pos Pengamatan Gunung Semeru melaporkan, erupsi pertama terjadi pada pukul 04.58 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 138 detik.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 06.10 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak.

Selanjutnya terjadi erupsi ketiga dengan tinggi kolom letusan yang teramati 300 meter di atas puncak pada pukul 06.56 WIB.

Erupsi keempat terjadi pada pukul 07.05 WIB dengan tinggi kolom letusan meningkat, teramati sekitar 600 meter di atas puncak.

Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 07.15 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak dan kolom.

Kemudian erupsi keenam tercatat terjadi pada pukul 07.46 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 400 meter dan erupsi ketujuh terjadi pada pukul 08.02 WIB dengan visual letusan tidak teramati karena tertutup kabut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang