Hari Anak Sedunia Diperingati Tiap 20 November, Apa Bedanya dengan Hari Anak Internasional?

Hari Anak Sedunia, Hari Anak Internasional, Hari anak internasional, Hari Anak Sedunia 20 November, hari ini memperingati apa, hari ini memperingati hari apa, Hari Anak Sedunia Diperingati Tiap 20 November, Apa Bedanya dengan Hari Anak Internasional?

Hari Anak Universal atau lebih dikenal dengan Hari Anak Sedunia diperingati setiap 20 November. Pada tahun ini, peringatan ini jatuh pada Kamis (20/11/2025).

Hari Anak Sedunia bukan satu-satunya momen perayaan hak-hak anak di tingkat global. Masih ada Hari Anak Internasional yang diperingati pada 1 Juni di sejumlah negara.

Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan, apa sebenarnya perbedaan antara Hari Anak Sedunia dan Hari Anak Internasional?

Mengapa Waktu Perayaan Keduanya Berbeda?

Perbedaan paling mendasar dari kedua hari peringatan ini adalah waktu pelaksanaannya. Hari Anak Sedunia ditetapkan setiap 20 November oleh Majelis Umum PBB. Sementara itu, Hari Anak Internasional diperingati tiap 1 Juni di sejumlah negara.

Namun, tidak semua negara mengakui tanggal 1 Juni sebagai Hari Anak Internasional. Di Amerika Serikat misalnya, peringatan ini biasanya dilakukan pada Minggu kedua bulan Juni, bukan tanggal 1 Juni.

Hari Anak Sedunia pertama kali ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 20 November 1959 bersamaan dengan diumumkannya Deklarasi Hak-hak Anak.

Selanjutnya, tanggal ini kembali ditegaskan sebagai momentum penting pada 20 November 1989, ketika PBB mengadopsi Konvensi Hak Anak yang memuat hak anak untuk hidup, memperoleh pendidikan, mendapatkan perlindungan, hingga hak untuk bermain.

Sebaliknya, Hari Anak Internasional ditetapkan oleh Federasi Demokrasi Internasional Perempuan di Moskow pada 4 November 1949.

Peringatan ini muncul dari keprihatinan global atas perlakuan buruk terhadap anak-anak sejak masa Revolusi Industri hingga Perang Dunia.

Selama konferensi internasional, para pemimpin dunia menyepakati perlunya perlindungan menyeluruh terhadap anak-anak.

Apa Tujuan dari Kedua Peringatan Ini?

Hari Anak Sedunia diperingati sebagai upaya meningkatkan kesadaran tentang hak-hak anak dan kesejahteraan mereka di seluruh dunia.

Dalam Konvensi Hak Anak tahun 1989, ditegaskan bahwa anak-anak berhak untuk hidup dalam lingkungan keluarga, bebas dari kekerasan, diskriminasi, serta berhak untuk didengar pendapatnya.

Sementara itu, Hari Anak Internasional lebih berfokus pada perlindungan hak anak dari eksploitasi, mengakhiri praktik pekerja anak, dan menjamin akses pendidikan bagi seluruh anak tanpa diskriminasi.

Bagaimana Sejarah Perayaan Hari Anak Dibentuk?

Menurut Kompas.com (20/11/2020), Hari Anak Sedunia resmi ditetapkan pada 14 Desember 1954 melalui Resolusi PBB Nomor 836 (XI).

Penetapan ini muncul setelah PBB melihat penderitaan anak-anak akibat Perang Dunia II di Eropa.

Puncaknya terjadi ketika PBB mengadopsi Deklarasi Hak Anak pada 1959, diikuti Konvensi Hak Anak pada 1989.

Sementara itu, Hari Anak Internasional memiliki catatan sejarah yang lebih panjang. Pada 1856, Pendeta Dr Charles Leonard dari Gereja Universalis Penebus di Chelsea, Massachusetts, mengadakan kebaktian khusus yang difokuskan untuk anak-anak.

Tradisi itu terus berlanjut, tetapi belum pernah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah Amerika Serikat.

Presiden AS memang beberapa kali memproklamasikan Hari Anak Nasional secara individual, tapi tidak ada yang menjadi perayaan tahunan permanen.

Hari Anak Internasional tanggal 1 Juni diperingati di sejumlah negara di Eropa Timur dan Asia Tengah, antara lain Armenia, Azerbaijan, Belarus, Estonia, Georgia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Latvia, Lituania, Moldova, Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina, dan Uzbekistan.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "".

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.