Dikira Sedang Tidur Oleh Sang Anak, Nenek di Brebes Ternyata Sudah Meninggal 5 Hari
Seorang nenek ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (16/12/2025).
Korban diketahui telah menderita penyakit komplikasi dan selama ini tinggal berdua dengan anaknya yang mengalami orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Penemuan jenazah berawal dari kecurigaan warga sekitar yang tidak melihat aktivitas korban selama beberapa hari. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.
Kecurigaan Warga Berujung Penemuan Jenazah
Korban bernama Diah (76) dikenal warga kerap berjemur setiap pagi di depan rumahnya, dibantu oleh anaknya.
Namun, selama lima hari terakhir, aktivitas tersebut tidak lagi terlihat, sehingga menimbulkan kekhawatiran tetangga.
Kapolsek Sirampog Iptu Imam Santoso menjelaskan, tetangga korban sempat menanyakan keberadaan Diah kepada anaknya yang mengalami ODGJ.
"Tetangga korban kemudian menanyakan kepada anaknya yang mengalami ODGJ dimana ibunya beberapa hari tidak terlihat. Anaknya itu kemudian menjawab jika ibu di kamar sedang tidur," ujar Imam saat dikonfirmasi Tribun Jateng.
Karena jawaban yang diberikan selalu sama, warga akhirnya berinisiatif mengecek ke dalam rumah korban.
Korban Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Rumah
Saat dilakukan pengecekan, warga mencium bau tidak sedap dari dalam rumah.
"Benar saja, bau busuk tercium dari dalam rumah. Korban sudah tak bernyawa dengan di tutupi selimut oleh anaknya itu," kata Imam.
Imam menambahkan, meski mengalami gangguan jiwa, anak korban dikenal sangat menyayangi ibunya.
"Meski mengalami ODGJ, namun anaknya ini dikenal penyayang ibunya," kata dia.
Polisi Evakuasi dan Pemakaman Dilakukan di Desa
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan warga ke Polsek Sirampog. Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah.
"Mendapati laporan anggota kami langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi."
Setelah berkoordinasi dengan warga dan keluarga, jenazah korban kemudian dimakamkan di pemakaman desa setempat.
"Atas persetujuan warga, korban kemudian dimakamkan di pemakaman desa setempat," tandas Imam.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang