Disakiti Orang? Ini Hukum Mendoakan Keburukan Orang Lain Dalam Islam
Rasa sakit hati akibat perlakuan tidak menyenangkan dari orang lain merupakan hal yang wajar. Tak sedikit pula yang akhirnya memilih mendoakan keburukan bagi orang yang menyakitinya karena merasa perlakuan tersebut sudah melampaui batas.
Sering terdengar pula anggapan bahwa doa orang yang terdzalimi lebih cepat dikabulkan. Namun, bagaimana Islam memandang hal ini?
Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa pada dasarnya mendoakan keburukan bukanlah sikap yang dianjurkan. Meski begitu, orang yang dizalimi tetap diperbolehkan memanjatkan doa buruk sebagai bentuk pembelaan diri atas perlakuan yang ia terima.
”Tentu saja kalau dikatakan baik tentu jawabanya tidak baik tapi boleh atau tidak (mendoakan) boleh. Orang yang terzalimi boleh mendoakan keburukan bagi orang yang mendzaliminya,” kata Ustaz Khalid Basalamah dalam video yang diunggah di akun YouTube Ash Shiddiq, Selasa 18 November 2025.
Lebih lanjut diungkap Ustaz Khalid Bassalamah Nabi Muhammad SAW pernah berkata kepada Muadzan Bin Jamal sewaktu pergi ke Yaman untuk berdakwah rukun Islam dan Rukun Iman kepada ahli kitab di sana. Waktu itu, Nabi Muhammad SAW berpesan agar berhati-hati jangan sampai mengambil harta yang bukn haknya. Selain itu Nabi Muhammad SAW juga mengingatkan Muadzan terkait dengan doa orang yang terdzalimi.
”Kata Nabi SAW ’hati-hati Muah dari hartanya jangan sampai kau sentuh hartanya yang bukan hakmu dan hati-hati dari doa orang yang terzalimi walaupun mereka kafir, mereka ahli kitab, tidak ada hijap antara mereka sama Allah’ sampai ulama mengatakan satu-satunya doa orang kafir diterima pada saat mereka ter-dzalimi,” kata Ustaz Khalid.
Dijelaskan oleh ustaza Khalid Basalamah bahwa semua orang yang terdzalimi akan ditolong Allah SWT. Maka, kata beliau berhati-hatilah terhadap doa dari orang-orang terdzalimi karena doanya langsung menembus langit tanpa batas.
”Semua orang ter-dzalimi Allah tolong. Jadi harus hati-hati kalau orang yang mendzalimi orang lain,” kata dia.
Dijelaskan Ustaz Khalid Basalamah, jika Anda terdzalimi ada baiknya memanjatkan doa yang baik kepada orang yang mendzalimi. Bukan tanpa sebab, doa yang baik akan kembali yang baik kepada sang pendoa.
”Tapi kalau kita ter-dzalimi dan langsung berdoa misalnya kita minta Allah hukum, itu hak kita boleh saja. Tapi kalau antum mau lebih baik, antum doakan supaya dapat hidayah. Misalnya ada yang berhutang mana yang lebih baik (doanya) ’Ya Allah putuskan kakinya, berhentikan detak jantungnya, susahkan hidupnya’. Atau ’ya Allah berikan dia hidayah, semoga bisa cepat selesaikan hutangnya karena saya butuh’ mana lebih baik? Kalau dia dapat hidayah dibayar, selama dia jadi baik setelah itu karena doa antum, antum panen pahalanya. Lebih baik doakan kebaikan,” jelas dia.